Iklan Banner Sukun
Olahraga

Persela Lamongan Gelar Seleksi Pemain Arungi Liga 2

Proses seleksi pemain yang digelar oleh Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Puluhan putra daerah yang berasal dari seluruh klub internal sepakbola yang ada di internal Lamongan mengikuti seleksi yang digelar oleh Persela Lamongan agar bisa menjadi bagian dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Tercatat, 70 peserta seleksi ini saling beradu kemampuan dan talenta di Stadion Surajaya, Lamongan, agar bisa lolos dan mencuri hati tim pelatih Persela.

Dalam seleksi kali ini, para peserta diberikan waktu selama 3 hari yang dimulai sejak Selasa (17/5/2022) kemarin, sebelum nantinya dipilih.

“Saya lihat sampai hari Kamis besok, untuk saya kerucutkan dan pilih pemain-pemain yang mungkin saya bisa usulkan untuk masuk ke Persela atau paling tidak mereka bisa magang di Persela. Karena saya lihat ada beberapa yang punya potensi,” ujar Pelatih Persela, Fakhri Husaini, saat dkonfirmasi, Selasa (17/5/2022).

Proses seleksi pemain yang digelar oleh Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Lamongan.

Dalam memilih pemain, Fakhri menjelaskan, setidaknya ada 4 aspek standar yang menjadi penilaiannya, meliputi aspek fisik, teknik, taktik, serta mental pemain. Fakhri mengaku, jika dirinya akan sangat teliti dalam memutuskan pilihannya.

“Itu kriteria standar. Tapi standarnya untuk liga 2, liga 1 tentu beda-beda. Syukur-syukur kalau saya bisa dapat 4 aspek itu yang masuk standar di Liga 1, sehingga nanti akan memberikan keuntungan bagi Persela,” tutur pelatih kelahiran Lhokseumawe tersebut.

Sementara untuk seleksi kiper atau penjaga gawang, tambah Fakhri, pihaknya akan menggelar sesi tambahan khusus pada hari ini untuk melihat kemampuan dan kualitas penjaga gawang secara detail, sehingga penilaiannya akan lebih maksimal.

“Bagaimana saya bisa lihat kualitas kiper kalau seleksinya seperti ini (situasi pertandingan), karena nggak banyak serangan. Mungkin dalam satu game hanya dapat 1 atau 2 bola saja. Saya gak bisa putuskan itu kiper bagus apa gak. Jadi harus ada sesi khusus untuk kiper,” tandasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar