Olahraga

Terkait Jadwal Leg Kedua Piala Presiden

Persebaya Merasa Dirugikan PSSI

Surabaya (beritajatim.com) – Jadwal yang menggantung dari PSSI Pusat akan babak 32 besar Piala Indonesia membuat Persebaya alias Bajul Ijo merasa dirugikan.

Pasalnya dalam surat yang dikeluarkan pada 31 Januari 2019 lalu oleh PSSI disebutkan jika di pertandingan leg kedua, antara Persebaya melawan Persinga Ngawi, berpindah tempat di Lapangan Bumimoro tanpa penonton.

“Itu suatu kerugian karena orang lain bisa bertanding normal. Sedangkan kita tanpa didukung Bonek. Padahal saya tahu Bonek sudah rindu dengan penampilan tim di GBT. Tapi, apa boleh buat itu, regulasi yang harus kita ikuti,” kata pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman, Rabu (6/2/2019).

Senada dengan Djanur, manajer Persebaya, Chandra Wahyudi mengatakan, jika timnya akan menjalani keputusan dari PSSI.

“Artinya Persebaya ini perserta, mau main dimanapun kita akan ikut. Contohnya Liga 2 2017 lawan Blitar, kita main di Jogja, ya berangkat. Jadi kalau main keduanya di Surabaya saya rasa lebih baik. Intinya bagi kami babak 32 besar bisa jalan dulu,” katanya.

Ia mengaku, jika beberapa kali perubahan jadwal pertandingan 32 besar telah mengganggu kondisi tim yang telah melakukan persiapan sejak lama.

“Ini sangat mengganggu sekali terhadap program kami. Apalagi kami selalu menunggu, dan dua kali pertandingan ini kami selalu menunggu,” akunya.

“Sebenarnya kami berharap federasi bisa cerdas, untuk menentukan selanjutnya pertandingan Piala Indonesia ini. Kita sebagai peserta akan ngikut,” pungkasnya. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar