Iklan Banner Sukun
Olahraga

Persebaya dan Bonek Data Barang Hilang di Wisma Karanggayam

Wisma Persebaya yang dirusak oleh penjarah.

Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Persebaya, dibantu dengan perwakilan Bonek, mendata barang bersejarah yang tersisa di Wisma Persebaya di jalan Karanggayam, Surabaya, Jumat (27/8/2021). Pendataan pasca terjadi kerusakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkam sebagian barang hilang dan lemari penyimpanan piala pecah.

“Pertemuan tadi pada prinsipnya hanya teman-teman Bonek ingin memastikan bahwa semua jejak sejarah Persebaya yang menjadi buah bibir, dijarah dan sebagainya itu aman dan ditempat yang benar. Dan itu sudah, semuanya sudah diamankan di Stadion Tambaksari, sedang ditata ulang, kemudian akan diambil oleh Persebaya,” kata Fans koordinator Persebaya, Sidik Alex Tualeka, Jumat (27/8/2021).

Untuk barang yang dikabarkan hilang, Alex mengatakan masih didata. Jika memang ternyata tidak ada yang hilang, hal itu karena semua ada di dalam lemari dan masih terkunci.

“Yang rusak hanya jendela, beberapa baju pemain hilang. Tapi kalau sejarah Persebaya insya Allah ga ada. Ini masih proses pendataan, kemudian nanti ada yang tercecer atau endak kita tunggu hasil pendataan,” jelasnya.

Wisma Persebaya yang dirusak oleh penjarah.

“Memang masih didata. Tapu kami yakin tidak ada yang hilang. Kalau hilang, nggak mungkin orang Surabaya menjarah sejarah persebaya, pasti dia akan kembalikan,” ujarnya.

Untuk upaya langkah hukum, akan tetap dilakukan. Terlebih sudah masuk dan merusak Mess Persebaya.

“Upaya hukum tetap kita tempuh, karena tidak ada penjahat yang kita biarkan bebas di negara hukum, apa lagi dia masuk mengoyak-ngoyak Mess Persebaya, kita akan kejar itu,” tegasnya.

Sementara Pentolan Bonek Green Nord, Husain Ghozali yang akrab disapa Cak Cong menyayangkan kejadian perusakan di Wisma Persebaya. Dimana banyak sejarah di dalamnya, seperti menjadi tempat pendidikan liga Persebaya dan kini kondisinya sangat memprihatinkan.

“Diporak-poranda oleh orang yang tidak bertanggung jawab, properti banyak yang hilang, aset juga banyak yang rusak. Ini sangat disayangkan. Biarkan ini dalam proses hukum. Sebetulnya harus dijaga kedua belah pihak yang bersengketa, antara Pemkot dan Persebaya. Karena ini aset yang penuh sejarah, saya sebagai Bonek sangat menyangkan, seharusnya pihak keamanan pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini,” kata Cak Cong.

Cak Cong menjelaskan, piala-piala dan tropi yang berhasil diamankan akan dipindahkan oleh Persebaya. Sementara ini kondisi tropi masih aman.

“Pihak Persebaya sudah menyiapkan tempat yang layak. Tadi sudah disepakati, Dispora dari pemkot sama tim Persebaya duduk bareng untuk menginterventarisir dan menghitung, piala itu akan dipindahkan ke pihak Persebaya. Itu hak Persebaya, karena tropi ini tidak ada sangkut pautnya dengan sengketa ini. Kemungkinan akan diletakan di Sutos,” tutupnya. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev