Iklan Banner Sukun
Olahraga

Menang 2-1

Permainan AC Majapahit Dipuji PSPK

Laga uji AC Majapahit saat menjamu PSPK di Lapangan Lapangan Yonif Para Raider 503/Mayangkara, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Untuk kali ketiga, AC Majapahit menjalani laga uji coba menjelang diputarnya kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Kali ini, tim berjuluk Laskar Guntur Geni ini menjamu Persatuan Sepakbola Pasuruan Kota (PSPK) di Lapangan Lapangan Yonif Para Raider 503/Mayangkara, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Wira fakturahman berhasil menaklukkan PSPK dengan skor 2-1, Jumat (27/8/2021). Sejak peluit dibunyikan pemain AC Majapahit mengambil inisiatif menyerang, menit 35 gawang PSPK berhasil dijebol pemain AC Majapahit, Hardianto melalui tandukan kepala.

Kedudukan sementara 1-0 untuk Laskar Guntur Geni hingga turun minum. Masuk menit 85, PSPK Pasuruan berhasil menyamakan kedudukan setelah terjadi kemelut di kotak 16. Skor sementara imbang 1-1. Memasuki injury time, tim tuan rumah menambah gol melalui skema serangan yang cantik. AC Majapahit berhasil menang 2-1 atas PSPK Parurun.

“Secara umum, anak-anak mainnya bagus cuma memang tipe perfomanya memang waktu lawan PS jadi secara kondisi agak turun sekarang tapi bagus kita evaluasi bagus. Karena kita pelatih masih banyak waktu untuk evaluasi jadi pas nanti Liga 3 mulainya, kita sudah siap,” ungkap Assisten Pelatih PSPK, Taufik Sholeh.

Tim berjuluk Laskar Darmo Yudho menilai jika lawannya, AC Majapahit merupakan tim bagus yang mempunyai persiapan lebih matang. Selain itu, para pemain tim baru di Mojokerto tersebut berlatih setiap hari sehingga hasilnya cukup bagus ditambah organisasi AC Majapahit juga dinilai cukup bagus.


“Jadi secara tim bagus, organisasi bagus, fitting speed nya juga bagus. PSPK sendiri persiapan belum satu bulan, latihan juga tidak intens tiap hari. Latihan paling seminggu 2 kali, pemain ini saja 18 orang. Kita tidak banyak ambil pemain karena jadwal belum pasti. Senior cuma Rio saja dari Persekabpas, jaga kondisi saja,” ujarnya.

Manager PSKP, Muhammad Aryo Setiawan menambahkan, dari uji coba tersebut kedua tim mendapatkan pelajaran. “Bukan angka yang kita kejar tapi bagaimana saya mencoba bermain di semua lini, yang loyo tadi. Ini bagian dari evaluasi kita karena kita target mengikuti Liga 3 ini optimal dan optimis menuju Liga 2. Serius lah,” tambahnya.

Sementara itu, Head Coach AC Majapahit, Ambitie Dolus Cahyana mengatakan, jika mental anak asuhnya sudah cukup bagus. “Liga 3 kebanyakan atau yang sebelumnya butuh kerja keras, mental bertarung tinggi, semangat juang tinggi. Kalau kita tidak bisa memenuhi itu, kita akan kesulitan bermain di Liga 3,” ujarnya.

Karena para pemain di Liga 3 merupakan pemain muda yang mengandalkan stamina. Jika tidak bisa mengimbangi maka akan gagal sehingga fisik bagus, organisasi bermain juga harus bagus. Dolus menegaskan, AC Majapahit harus punya progress dalam setiap permainan.

“Tim ini harus selalu progress, di setiap pertandingan saya tidak peduli kalah atau menang yang penting progress. Bisa bermain dari bawah, tengah ke depan dan hilang bola cepat rebut kembali serta kuasai selama mungkin,” tegas Mantan pemain Persebaya IPL dan PS Mojokerto Putra ini. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar