Olahraga

Performa Inkonsisten, Jadwal Padat Jadi Kambing Hitam Arema FC

Penyerang andalan Arema FC, Dedik Setiawan.

Malang (beritajatim.com) – Arema FC dalam performa inkonsistensi pada beberapa laga terakhir Liga 1 2019. Selalu garang ketika tampil di kandang, performa terbalik ditunjukan saat Hamka Hamzah Cs tampil di laga tandang.

Arema FC baru meraih satu kemenangan dalam laga tandang. Itupun didapat kala melawan Semen Padang di putaran pertama lalu. Performa ini pun mematik reaksi dari Aremania (pendukung Arema FC). Mereka kecewa atas performa tim.

Pemain asing asal Brasil Arema FC, Arthur Chuna tidak mempermasalahkan kritik yang diberikan oleh Aremania. Dia hanya meminta suporter bersabar, dan memahami jadwal padat yang dilakoni Arema FC.

“Tidak masalah jika Aremania menyampaikan kritik. Tetapi saya harap mereka bisa bersabar. Kami sebagai pemain pasti akan berikan yang terbaik untuk mereka,” ujar Arthur, Rabu (6/11/2019).

Arthur menyebut, jadwal padat turut mempengaruhi performa tim. Sebab, jadwal padat turut menguras energi para pemain. Dia menyebut, enam laga Arema FC harus dilakoni dalam 20 hari. Sebuah jadwal yang tidak ideal bagi kebugaraan pemain.

“Baru pertama kali ada jadwal pertandingan seperti ini. Setelah ini masih ada sembilan pertandingan dalam waktu 1,5 bulan. Kami mulai main di Piala Presiden langsung berlanjut ke Liga 1. Hal itu membuat kaki lelah dan otot-otot semua capek,” tandasnya. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar