Iklan Banner Sukun
Olahraga

Perbedaan Tugas Bek Zaman Dulu dan Sekarang dalam Sepakbola

Foto bek modern milik Liverpool, Trent Alexander Arnold (Tangkapan Layar Instagram @trentarnold66)

Surabaya (beritajatim.com) – Masih banyak yang tidak tahu mengenai perbedaan bek zaman dulu dan bek zaman modern di dunia sepakbola. Ternyata perubahan waktu ini juga berpengaruh pada tugas yang berbeda pula.

Jika bek zaman dulu benar-benar hanya fokus pada pertahanan seperti bagaimana agar tidak kebobolan. Maka lain halnya dengan bek zaman sekarang. Bek zaman sekarang sudah ada tuntutan seperti melakukan serangan dari belakang.

Tuntutan itu membuat tugas yang diampu oleh seorang pemain belakang jadi beda dengan di zaman lalu. Seolah bek zaman sekarang harus komplit, pandai saat bertahan dan juga lihai saat kondisi tim menyerang.

Perbedaan peran ini juga diungkapkan bek legendaris asal Italia, Fabio Cannavaro. Bek seperti itu yang dimaksud adalah ball playing defender. Bek yang dituntut pandai dan seimbang dalam menyerang juga bertahan.

Selain itu, perbedaan bek di zaman sekarang adalah soal ketangguhan. Bek zaman sekarang bisa dikatakan sudah tidak terlalu tangguh. Hal itu terjadi karena pemain belakang saat ini tidak hanya berfokus pada pertahanan. Sehingga membuat tugas utama mereka pun terganggu.

Para bek sering meninggalkan area bermainnya hingga kalang kabut saat terjadi serangan balik. Selain itu, Cannavaro pun juga mempertanyakan, kenapa bisa ada penyerang yang mampu mencetak 60 gol dalam semusim.

Itu memungkinkan adanya kesalahan dalam pertahanan. Apalagi jika bek itu berharga mahal, tetapi tidak terlalu tangguh. Tentu akan sangat merugikan bagi tim yang telah memberinya kontrak. Meskipun dia lihai dalam mencetak gol, tapi tim akan juga mudah kebobolan gol.

Terakhir, perbedaan bek masa lalu dan sekarang adalah urusan mencetak gol. Bek saat ini lebih memungkinkan mencetak gol. Hal yang diperlukan dalam pertandingan adalah kemenangan. Siapa pun harus membantu kemenangan seperti mencetak gol.

Para bek zaman sekarang pun juga rajin mencetak gol, entah melalui bola mati atau tendangan jarak jauh. Hal ini merupakan efek dari perkembangan gaya bermain di samping mereka harus ikut naik membantu menyerang. Terkadang, postur ideal bek dibutuhkan ketika sepak pojok melalui sundulannya.

Contoh bek saat ini yang sedang moncer dalam membantu serangan misalnya Trent Alexander Arnold, Thiago Silva, ataupun Antonio Rudiger. Kendati begitu, peran dan fungsi bek memang beralih akibat perkembangan sepak bola. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar