Iklan Banner Sukun
Olahraga

Penyebab Madura United Gagal Maksimalkan Poin

Pemain Madura United FC merayakan gol ke gawang Persela Lamongan, pada laga lanjutan Liga 1 2021, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/10/2021).

Pamekasan (beritajatim.com) – Hasil imbang 2-2 kala Madura United FC kala bentrok melawan Persela Lamongan, pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/10/2021) lalu. Tidak lepas dari kondisi telat panas yang dialami skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab.

Bahkan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu juga sempat tertinggal sebiji gol dari Laskar Joko Tingkir, berkat gol cepat Ahmad Birrul Walidain yang dicetak saat laga baru berjalan 5′ menit. Sekalipun ada akhir laga, meraka mampu menyamakan skor menjadi 2-2.

Kondisi tersebut dinilai tidak lepas dari keraguan yang dialami anak asuhnya dalam membuat keputusan, baik dalam menerapkan skema menyerang maupun bertahan. “Pada laga kontra Persela, kami terlambat mengatur ritme permainan,” kata Pelatih Madura United FC, Rahmad Darmawan, Senin (18/10/2021).

“Beberapa moment terlambat mengantisipasi beberapa serangan cepat lawan dengan skema bola-bola lambung. Keraguan itu terlihat sekali dan pada akhirnya kami tertinggal melalui gol cepat pemain Persela,” sambung Coach RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan.

Beruntung pada laga tersebut, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan mampu keluar dari tekanan dan mulai menyesuaikan dengan ritme permainan Persela. “Setelah 30′ menit, anak-anak baru bisa melepaskan diri dari kesulitan dan mulai bermain lepas lagi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, posisi striker yang dipercayakan kepada Silvio Escobar juga dinilai belum maksimal menggantikan peran Rafael Silva. Kondisi tersebut diyakini karena penyerang gaek tersebut kurang mendapatkan menit bermain.

“Soal Escobar dan Sansan, kami pikir mereka sudah berusaha. Hanya saja mereka belum bisa mengoptimalkan berbagai peluang yang ada, hal itu kami nilai karena mereka memang jarang sekali mendapatkan menit bermain,” pungkasnya.

Hasil tersebut membuat tim asal Pulau Garam, tetap tercecer di posisi 11 klasemen sementara. Mereka hanya mampu mengeloksi 8 poin dari tujuh laga yang dijalani, berkat hasil sekali memang, 5 kali seri, serta sekali menelan kekalahan. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar