Iklan Banner Sukun
Olahraga

Pemkab Jember Minta Ketua KONI Abdul Haris Afianto Mundur

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga M. Yusuf (kiri)

Jember (beritajatim.com) – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga M. Yusuf meminta Abdul Haris Afianto, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengundurkan diri.

Yusuf mengaku sudah menemui Afianto di sebuah tempat. “Saya undang ke tempat lain, bukan di kantor. Saya sendiri berusaha bergerak cepat, berkomunikasi terus. Saya bertanya bagaimana Mas Alfin? Ternyata jawaban beliau: masih istikharah (memohon petunjuk Tuhan, red),” katanya, Selasa (18/5/2021).

Yusuf mengatakan, pertemuannya dengan Afianto adalah penerjamahan dari tugas Kepala Dispora dalam menangani konflik di tubuh dunia olahraga Jember. Sebagian besar cabor menghendaki penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musorkablub KONI) Jember untuk melengserkan Afianto.

Dimintai konfirmasi beritajatim.com, Afianto membenarkan jika sudah bertemu Yusuf. “Pak Yusuf memang ngomong: ‘Mas, bagaimana kalau masalah KONI ini kita rembuk bersama’. Maksudnya (rembuk) dengan bupati. Saya kan belum ketemu bupati,” katanya, Rabu (19/5/2021).

Afianto mengaku ditawari posisi pembina atau penasihat KONI Jember. “Begini, Mas, masalah itu masih kita pikirkan matang-matang, karena saya punya tanggung jawab amanah (menjadi Ketua) KONI sampai 2022. Tidak tahu kalau saya bertemu bupati, maksudnya bupati bagaimana. Saya kan belum bertemu,” katanya.

“Saya tidak mau menjawab persoalan itu. Gampanglah urusan ketua KONI. Yang penting saya menjalankan amanah dulu sampai 2022. Tapi kalau ada perbincangan langsung antara bupati dengan ketua KONI, saya akan pikir ulang. Ini kan saya tidak bertemu bupati. ‘Jadi jangan sampeyan yang ngomong, karena sampeyan dengan saya sejajar’, saya bilang begitu (ke Yusuf),” kata Afianto.

Afianto mengaku bisa saja berubah pikiran, jika sudah bertemu bupati. “Kalau bupati bertemu dengan saya, apa maksudnya, apakah untuk kerukunan atau apa, namanya perjalanan hidup, pemikiran orang kan bisa berubah. Yang penting saya tahu kejelasannya bagaimana. Karena saya membawahi 56 pengurus KONI, di antaranya banyak ketua-ketua cabang olahraga juga. Kalau saya sudah fight, sampeyan (Yusuf) ngomong begini, saya berubah, tidak mungkin. Kecuali KONI Jatim, bupati, saya bertemu lalu kita bahas ngomong yang enak-enak, yang baik-baik,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar