Iklan Banner Sukun
Olahraga

Pembukaan Porprov, Bupati Jember akan Nyanyikan ‘Watu Ulo’

Bupati Hendy Siswanto diajak berswafoto warga saat meninjau Stadion JSG, Rabu (22/6/2022).

Jember (beritajatim.com) – Gladi bersih upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, akan dilangsungkan pada 24 Juni 2022. Bupati Hendy Siswanto akan tampil bernyanyi dalam acara pembukaan.

“Saya menyanyi dengan warga saya, 1.500 ibu-ibu yang hadir dari semua lapisan yang ikut menari (kolosal) bersama-sama. Saya ada di dalamnya. Saya menyanyi ‘Watu Ulo’, karena ‘Watu Ulo’ kebanggaan Kabupaten Jember,” kata Bupati Hendy.

Hendy memuji warga Jember yang mau berlatih keras untuk tampil dalam acara pembukaan yang bakal disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Ini yang tampil semua ibu-ibu. Bukan anak-anak SMA. Ini luar biasa. Ibu-ibu rumah tangga ikut serta memeriahkan dalam rangka mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang memberi kesempatan Jember jadi tuan rumah,” katanya.

Maskot Poprov VII sudah mulai berkeliling ke 31 kecamatan. “Kompetisi sudah mulai berjalan, seperti basket, futsal, sepak bola, alhamdulillah. Semua sesuai aturan yang ada, dan kami sudah mulai memahami bagaimana melakukan antisipasi jika terjadi keributan. Tapi insya Allah itu tidak akan terjadi. Pengamanan sudah dimaksimalkan agar semua bisa bertanding secara baik,” kata Hendy.

Hendy memerintahkan agar pembenahan Stadion Jember Sport Garden dan semua persiapan sudah selesai pada 24 Juni 2024. “Clear and clean. Ini persiapan cukup matang, karena ada tambahan konfigurasi dari teman-teman Pemerintah Provinsi Jatim agar ada tulisan (koreo) berbunyi ‘Optimis Jatim Bangkit’,” katanya.

Hendy mengatakan, acara pembukaan boleh ditonton warga tanpa dipungut biaya. “Seluruh kegiatan porprov gratis, tidak berbayar,” katanya.

Pemkab Jember melibatkan 850 usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk terlibat dalam porprov. Mereka akan disediakan lapak-lapak di sekitar venue pertandingan cabang olahraga. “Di situ kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM dan PKK 31 kecamatan. Asongan-asongan yang ada adalah binaan Dinas Koperasi. Ada seratus orang lebih asongan yang berjualan. Ini kesempatan agar ekonomi kita lebih bagus lagi,” kata Hendy.

Bagaimana mengantisipasi penonton yang membludak? “Kemampuan JSG 20 ribu orang. Ofisial porprov kalau datang semua semitar 7.500 orang. Jadi space-nya banyak. Saya justru takut kosong. Takut penonton yang datang sedikit,” kata Hendy.

Tak ingin penonton sedikit, Hendy memerintahkan seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, organisasi perangkat daerah, dan pemerintah desa untuk datang menyaksikan pertandingan. “UMKM kami bergerak. Saya senang sepanjang jalan crowded. Kami tidak membatasi. Kami yakin insya Allah cukup,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi luberan penonton saat babak delapan besar cabor sepak bola, pemerintah akan memasang layar lebar di luar stadion. “Kami pasang beberapa layar, termasuk yang di JSG (untuk pembukaan, red). Kalau JSG saya yakin aman, karena kapasitasnya 20 ribu orang,” kata Hendy. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar