Olahraga

Pemain Persebaya Beralih Jualan, Aji Santoso: Wajar di Tengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Strategi bertahan hidup untuk dapur tetap ngebul pun dilakukan para pemain sepak bola tanah air. Banyak dari para pemain kini memilih berbisnis untuk menambah penghasilan karena kompetisi terhenti ditengah pandemi.

Oktafianus Fernando, Koko Ari, Rizky Ridho hingga Rendi Irwan adalah sebagian dadi pemain Persebaya yang sedang menekuni bisnis kuliner. Kebanyakan dari mereka memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk mereka. Tidak jarang juga idola Bonek Bonita tersebut mengantarkan langsung pesanan pelanggan.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Persebaya Aji Santoso, masih bisa mentolerir kegiatan pemainnya dalam mengisi kekosongan waktu. Namun begitu nanti kompetisi kembali digelar, Aji meminta pemainnya untuk fokus ke Persebaya.

“Ada pemain-pemain kita yang menggunakan waktu kosong untuk berbisnis, saya ijinkan, tetapi jika kompetisi sudah dimulai dan kita sudah kembali berlatih, pasti akan saya larang,” terang Aji.

Mantan pelatih timnas Indonesia tersebut menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin konsentrasi pemainnya terganggu saat kompetisi sudah dimulai. Menurutnya ketegasan tersebut tidak terlepas dari target yang sudah dicanangkan tim Persebaya di kompetisi. Yaitu keluar sebagai juara.

Head Coach Persebaya Aji Santoso, Foto:wahyu

“Tugas utama pemain adalah bermain sepak bola untuk Persebaya, saya tidak mau konsentrasi mereka terganggu,” terang Aji. “Saya kepingin mereka benar-benar fokus berjuang bersama-sama untuk Persebaya, himbauan ini untuk semua pemain agar diperhatikan,” imbuhnya.

Namun, Pemegang lisensi kepelatihan AFC A Pro tersebut tidak serta merta meminta pemainnya untuk menutup bisnisnya saat Persebaya sudah kembali beraktifitas.

Jika memang dirasa bisnis yang dijalankan sudah mulai berkembang, Aji menyarankan pemainnya untuk mempercayakan usaha mereka ke orang terdekat. “Kalau sudah mulai latihan tidak boleh lagi bisnis-bisnis sampingan, mohon untuk diserahkan kepada yang lain,” tutupnya.[way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar