Olahraga

Pemain-pemain Muda Brasil Datang ke Indonesia Untuk Mencari Pengalaman

Arema FC

Malang(beritajatim.com) – Gelombang kedatangan pemain-pemain muda di bawah usia 20 tahun asal Brasil ke Indonesia ramai diperbincangkan pecinta sepak bola di media sosial. Dua pemain asal Brasil diantaranya bahkan telah bergabung bersama tim Liga 1 Arema FC.

Mereka penyerang Pedro Henrique Bartoli Jardim berusia 19 tahun dan bek tengah Hugo Guilherme Correa Grillo yang masih berusia 18 tahun. Pedro sebelumnya bergabung dengan klub GD Chaves U-19 yang berkompetisi di Portugal Liga Juniores U-19 musim 2019-2020. Sedangkan Hugo Gilherme Correa Grillo sebelumnya bergabung di Cuiaba Esporte Clube U-20 pada Copa do Brasil U-20 dan Sao Paulo Youth Cup.

Hugo memiliki hasrat tampil bersama Arema FC di Liga 1. Dia berterus terang ingin datang ke Indonesia untuk mencari pengalaman dan menimbah ilmu. Untuk itu dia memutuskan meninggalkan Negeri Samba dan merantau ke luar negeri.

“Sebagai pemain muda pengalaman menjadi hal paling baik yang kami cari di luar negeri. Apalagi suasana di Arema sangat mendukung. Kami datang berharap mendapat kontrak di sini,” ujar Hugo.

Duo pemain muda asal Brasil. (Instagram Arema FC Official).

Sementara Pedro Henrique Jardim mengaku tidak sabar dan ingin segera bermain bersama Arema FC. Dia menilai Indonesia negara yang cocok bagi pemain asal Negeri Samba untuk berkarir. Pedro memiliki peluang menembus skuat utama karena slot penyerang asing kosong setelah Jonathan Bauman meninggalkan Arema FC.

“Saya mendapat informasi dari sesama pemain asal Brasil yang berkarir di Indonesia. Indonesia memberi kesempatan bagi kami untuk berkarir,” kata Pedro.

Sementara itu, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, rekrutmen ini murni inisiatif manajemen. Inisiatif klub Liga 1 untuk melakukan rekrutmen jangka panjang itu, diharapkan Ruddy, diapresiasi oleh pemerintah dan PSSI. Utamanya, lanjut Ruddy, dalam hal regulasi kompetisi, harapannya federasi mengakomodir keberadaan pemain U-20, termasuk bagi pemerintah juga diharapkan membantu terkait keadministrasian status kewarganegaraannya.

“Investasi pemain asing muda ini penting, untuk merangsang pembinaan usia dini agar menciptakan iklim persaingan yang kompetitif. Selain itu, klub dapat mengelola pemain yang bersangkutan menjadi aset klub yang berharga nantinya saat menghadapi musim rekrutmen pemain baru,” tandas Ruddy. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar