Olahraga

Pemain Macan Putih Ikut Laga Kampung, Persik Kediri Bersikap Lunak

Kediri (beritajatim.com) – Manajemen Persik Kediri bersikap lunak terhadap pemain mereka yang mengikuti laga antar-kampung atau biasa dikenal dengan sebutan tarkam saat kompetisi kembali alami penundaan seperti saat ini.

Manajemen Macan Putih tidak akan menjatuhkan sanksi se­panjang sang pemain mampu menjaga kondisi agar tak cedera. Manajemen juga mewanti-wanti pemain yang tampil di tarkam agar mematuhi protokol kesehatan.

Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah mengakui, soal tarkam itu kembali pilihan masing-masing pemain. Ia tak bisa menghalangi pemain karena klub saat ini masih vakum berlatih.

“Larangan sih gak ada. Cuma kita meminta pemain untuk berhati-hati. Karena tarkam bukan kompetisi profesional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Basalamah memilih melihat sisi positif partisipasi pemainnya dalam tarkam yakni membantu menjaga kebugaran. “Hitung-hitung menjaga latihan rutin serta menambah imun di masa pandemi Covid-19. Ikut tarkam juga membantu penghasilan mereka di masa vakum kompetisi,” ucapnya.

Diketahui, kompetisi sepak bola tanah air kembali mengalami penundaan kompetisi. Seharusnya kompetisi yang seyogyanya dimulai pada 1 Oktober 2020 kemarin harus tertahan lantaran tak mendapatkan izin keramaian dari pihak kepolisian. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar