Iklan Banner Sukun
Olahraga

Pelti Jember Pertanyakan Renovasi Lapangan Tenis PKPSO

Ketua Pelti Jember Soetriono (kanan)

Jember (beritajatim.com) – Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kabupaten Jember mempersoalkan renovasi lapangan tenis PKPSO yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur pada Juni mendatang.

“Di situ akan dicor dengan ketebalan minimal delapan centimeter. Dengan waktu relatif singkat 20 hari, apakah mungkin itu bisa jadi? Yang saya khawatirkan, begitu jadi usia ekonomisnya tidak sampai setahun dua tahun. Mungkin selesai porprov rusak. Ini kan eman-eman,” kata Ketua Pelti Jember Soetriono, ditulis Selasa (24/5/2022).

“Ini kelihatan di Lapangan 3. Sebelum enam bulan sudah mlethek-mlethek (terkelupas), kemudian berlubang. Walaupun tidak seberapa berpengaruh terhadap (gerakan) bola, tapi pemerintah daerah rugi mengeluarkan dana (renovasi) itu. Seharusnya usianya bisa lima tahun, tapi ini usianya enam bulan belum ada,” kata Soetriono.

Soetriono meminta kepada semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan dana pemerintah, termasuk dana yang diperuntukkan pembinaan cabang olahraga. “Kita sebaiknya melakukan (program) sesuai dengan ajuan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) maupun yang diajukan cabor. Kenapa? Karena (kalau ada penyimpangan) satu kena, kena semua,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda mengatakan, lapangan tenis PKPSO baru direnovasi 38 persen. “Sabtu sudah dilakukan pengecoran total untuk satu line dari tiga line yang diperbaiki. Sabtu dilakukan pengecoran. Dua line akan dicat. Insya allah minggu ini sudah proses sambil menunggu umur dan kekuatan beton yang satu line, yang dua dikerjakan dulu. Kemudian perbaikan pagar kawat sudah proses pembuatan di pabrikasi, ditargetkan minggu ini proses pengiriman di lapangan,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember Murdiyanto mengatakan, persiapan venue sudah ditinjau oleh KONI Jawa Timur. Porprov Jatim akan digelar pada 25 Juni – 3 Juli 2022. Jember menjadi tuan rumah bersama Lumajang, Situbondo, dan Bondowoso. Ada 18 cabang olahraga yang akan digelar di Jember. “Alhamdulillah, dianggap 70 persen sudah ada perkembangan,” katanya. [wir]


Apa Reaksi Anda?

Komentar