Olahraga

Liga 3 Zona Jatim Grup E

Pelatih Persewangi Kecam Wasit dan Puji Persid

Jember (beritajatim.com) – Abdul Karim, pelatih Persewangi Banyuwangi, menyatakan kecewa terhadap wasit Farid Riesdianto yang memimpin pertandingan melawan Persid, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Minggu (27/10/2019).

Persewangi kalah 2-3 dalam pertandingan terakhir Grup E Liga 3 Zona Jawa Timur itu. Kendati hasil itu tak mempengaruhi posisi Persewangi sebagai juara grup, Karim tetap menganggap wasit ikut andil dalam kekalahan timnya.

Karim menyoroti dianulirnya gol Khoirul Huda karena terkena tangan lebih dulu. “Keputusan wasit memang mutlak tidak bisa diganggu gugat. Namun jangan sekali-kali ambil keputusan seperti itu. Wasit di belakang pemain, tahu hand ball dari mana?”

“Ada Asisten Wasit 1 dan Asisten Wasit 2. AW 1 tidak mengangkat bendera . Jauh dia itu, kira-kira berjarak 20-25 meter. Mustahil dia menyatakan hand ball. Wasit lebih bagus lagi, karena Liga 3 ini pembinaan,” tambah Karim.

Namun selain faktor wasit, Karim mengatakan, salah satu penyebab kegagalan Persewangi tampil kurang kinclong adalah karena tak tampilnya Trubus Gunawan. “Dia pemain legendaris Banyuwangi,” kata Karim. Absennyq Trubus membuat lini tengah tak bermain bagus.

Karim juga mengkritik tak maksimalnya penampilan pemain bek kiri Elang Gumiwang Berisgondi. Malam sebelum pertandingan, Elang menyatakan siap bermain. “Kemudian menjelang kick off, dia menyatakan sakit,” kata Karim.

Karim mengatakan seharusnya Elang sejak awal menyatakan diri tidak siap kalau memang tidak fit. “Sebagai pelatih, saya maafkan. Tapi jangan pernah seperti itu lagi,” katanya.

Pasalnya, tidak fitnya Elang mempengaruhi pertahanan Persewangi di sisi kiri. Akhirnya dia digantikan Moch. Youngki Prayogo pada menit 27. Namun kelemahan itu terlanjur terekspos.

“Awalnya taktik tiga pilar kami di belakang berjalan. Tapi pemain Persid sangat jeli. Di mana ada kelemahan, itu yang dimanfaatkan. Tiga gol tadi berawal dari sisi kiri (Persewangi),” kata Karim.

Penjaga gawang Mohamad Dimas Saputra juga punya andil atas kekalahan itu. “Dua kali dia tidak ada komunikasi dengan lini belakang. Mungkin dia ada penurunan. Kami akan evaluasi,” kata Karim.

Namun Karim bersyukur anak-anak asuhnya bisa mempertipis ketertinggalan dari 0-3 menjadi 2-3. “Alhamdulillah kami lolos ke Babak 16 Besar,” katanya. Persewangi memuncak Grup E Zona Jatim dengan nilai 15. [wir/suf]

Susunan klasemen akhir Grup E
(Main, menang, seri, kalah, nilai)

1. Persewangi 8 – 4 – 3 – 1 – 15
2. PSIL 8 – 4 – 2 – 2 – 14
3. Persid 8 – 4 – 2 – 2 – 14
4. Persipro 9 – 5 – 8 – 3 – 3 – 12
5. Persebo Muda 8 – 0- 0 -8 -3

Apa Reaksi Anda?

Komentar