Iklan Banner Sukun
Olahraga

Hadapi Persiraja, Sesama Tim Zona Merah

Pelatih Persela: Ini Final Tim Bawah

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan bakal menghadapi sesama tim zona degradasi Persiraja Banda Aceh pada pekan 21 Liga 1 2021/2022, di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, Rabu (26/1/2022) sekira pukul 15.15 WIB.

Laga panas nampaknya akan tersaji dalam pertandingan kali ini. Pasalnya, keduanya akan beradu untuk bisa keluar dari pengapnya zona merah.

Selain itu, saat ini Persiraja dan Persela tengah menduduki peringkat 17 dan 18 di klasemen sementara BRI Liga 1, sehingga keduanya memiliki PR banyak untuk memulihkan keadaan.

Diketahui, Persiraja dan Persela baru memiliki kesempatan bertemu sebanyak satu kali. Kala itu, Persela Lamongan berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-0.

Jika dilihat dari statistik angka goal kedua tim, Laskar Joko Tingkir meraih rata-rata 0,8 goal per pertandingan, sedangkan Laskar Rencong meraih angka rata-rata 0,55 goal per pertandingan.

Menanggapi laga besok, Pelatih Persela Lamongan Jafri Sastra mengatakan, jika pertandingan melawan Persiraja merupakan pertandingan yang penting. Bahkan, ia menyebut jika pertandingan tersebut adalah final tim papan bawah.

“Ya, ini pertandingannya sangat penting, tapi bukan berarti pertandingan yang sudah kita lalui tidak penting. Karena kami berada di papan bawah, bisa dikatakan (laga) ini final tim bawah, di mana meraih kemenangan menjadi hal yang mutlak dan wajib kami raih,” ujar Jafri, Selasa (25/1/2022).

Pelatih Persela Lamongan Jafri Sasrta, didampingi pemainnya Malik Risaldi saat konferensi pers.

Oleh sebab itu, pelatih kelahiran 1965 ini mengaku, telah mempersiapkan latihan secara matang. Tak hanya itu, pihaknya juga memanfaatkan jeda selama sepekan libur untuk membenahi performa dan kekurangan timnya.

“Intinya, setelah jeda satu minggu ini, waktu betul-betul kami manfaatkan untuk membenahi tim dan apa yang menjadi kekurangan kami. Insya Allah nanti sore masih ada satu latihan lagi, dan sampai hari ini kondisi pemain sudah dalam keadaan sehat semua,” terangnya.

Meski begitu, Jafri mengungkapkan, jika anak asuhnya harus tetap waspada dengan skema serangan yang akan ditunjukkan oleh Persiraja. Mengigat Laskar Rencong telah melakukan perombakan pada pelatih dan para pemainnya.

“Persiraja tentu akan memberikan perlawanan dengan menyiapkan taktik untuk menghadapi kami. Ada yang menarik dari Tim Persiraja, dari amatan kami, bahwa adanya skema mereka mendatangkan pemain dan pelatih baru. Ada perubahan corak dan gaya permainan Persiraja,” ungkap Jafri.

Tak cukup itu, Jafri menambahkan, pihaknya juga bakal menyiapkan taktik jitunya saat melawan Persiraja besok demi menagantisipasi gaya permainan baru Persiraja.

“Intinya, kami akan mengantisipasi permainan mereka secara kolektif. Terkait siapa yang kita jaga? Tentunya semuanya pemain kita jaga. Secara kolektif harus kita siapkan, sehingga Persiraja tak bisa menekan kami secara leluasa,” tandasnya.

Sementara itu, Gelandang Persela Malik Risaldi turut menyampaikan, jika ia bersama para pemain lainnya telah siap menghadapi Persiraja. Ia optimis, Persela akan mampu membawa pulang poin penuh pada laga besok.

“Secara tim, sudah sehat semua, tak ada yang cedera. Insya Allah besok siap bermain. Secara khusus mengenai formasi pemain yang diberikan pelatih pasti ada, tapi tak perlu dipaparkan pada hari ini,” tutur pemain berusia 25 tahun tersebut.

Sebagai informasi, kubu Persela telah melalui 11 laga tanpa pertandingan. Masalah lain yang belakangan ini menjadi persoalan genting tim Laskar Joko Tingkir adalah konsentrasi para pemainnya di akhir laga.

Dalam 3 pertandingan terakhirnya, gawang Persela selalu kebobolan di menit-menit akhir laga. Sedangkan di sisi lain, Persela terus membutuhkan tambahan poin agar bisa keluar dari jurang degradasi yang melilitnya. [riq/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar