Olahraga

Pelatih dan Pemain Persid Jember Belum Terima Gaji Sama Sekali

Tim Persid Jember di Liga 3 (dok humas persid)

Jember (beritajatim.com) – Pelatih dan pemain klub sepak bola Kabupaten Jember, Persid, belum menerima gaji sama sekali sejak diikat kontrak pada awal musim kompetisi Liga 3 Musim 2019.

Pemain belum menerima gaji selama dua bulan. Sementara pelatih utama Achmad Jainuri belum menerima gaji sejak proses pembentukan tim pada Maret 2019.

Jainuri mengakui adanya persoalan finansial yang dihadapi tim asuhannya. “Kami menunggu DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Perubahan APBD,” katanya. Selama ini, pemain Persid hanya menerima ‘uang jamu’. Beruntung, ada pihak luar yang juga bersimpati dan menjanjikan bonus kemenangan, walau jumlahnya tak besar.

Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi mengatakan, kendati belum menerima gaji, anggota tim bisa memperoleh pinjaman uang lebih dulu. “Kami kasih bon, walau tidak besar,” katanya. Uang itu disiapkan manajemen.

Menurut legislator DPRD Jember, Jawa Timur, ini pemain, pelatih, dan ofisial memahami kondisi Persid saat ini. “Memang bukan hanya sekarang. Jauh sebelumnya juga seperti itu (mengalami krisis finansial, red),” kata Sunardi.

Sunardi bersyukur tidak ada gejolak sejauh ini. Gaji akan dibayar, jika anggaran dari APBD Jember sudah terealisasi. “Kalau sudah turun, kami ajukan. Harapan saya sama seperti tahun kemarin: uang masuk ke rekening (penerima). Biar mereka bisa menikmati. Jadi tanpa lewat manajemen. Kami mengajukan masalah administrasi, tapi gajinya langsung masuk ke rekening mereka,” katanya.

Manajemen sendiri tidak menerima gaji sama sekali. “Sukarela saja. Ya sudah ikhlas saja,” kata Sunardi. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar