Olahraga

Pantaskah Martial Tetap Dipertahankan Manchester United?

Twitter @ManUtd

Surabaya (beritajatim.com) – Pemain bernama lengkap Anthony Martial datang ke Manchester United ketika klub masih dimanajeri Louis Van Gaal. Sebagai manajer, MU tahun 2015, Van Gaal tahu apa yang terbaik untuk klub. Maka ia pun berhasil datangkan Martial dari As Monaco dengan mahar 60 juta euro. Pengamat sepakbola pun menganggap jika transfer itu tak masuk akal karena harganya terlalu tinggi. Namun, van Gaal punya sudut pandang sendiri, ia tetap memuji Martial sebagai pemain muda berbakat, multifungsi, dan punya potensi besar.

Dinukil dari laman transfermarkt.com saat ini, Martial lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah setan merah. Selain itu, pemain kelahiran Prancis ini bisa juga ditempatkan pada sayap kiri. Menurut salah satu legenda Man United, Michael Owen, Martial cocok dimainkan sebagai pemain nomor 9. Kendati demikian, Owen meragukannya, apakah Martial akan selalu dijadikan penyerang tengah. Apalagi dirinya bisa dikatakan inkonsisten, ditambah datangnya pemain lama Setan Merah, Cristiano Ronaldo. Martial juga punya posisi yang sama dengan Edinson Cavani, dan Greenwood.

Pada musim 2021/22, Martial telah memasuki musim ke-7 nya berseragam MU. Hingga sekarang, Martial telah mencatatkan 261 caps dengan rata-rata memainkan 43 pertandingan tiap musim. Martial sendiri merupakan salah satu tumpuan di lini serang tim yang bermarkas di Old Trafford. Jadi, tidak heran jika Martial acap kali dimainkan. Sedangkan, klub yang sering dihadapi adalah sang tetangga Man.United, yaitu Man. City sebanyak 14 kali.

Kontribusi Martial sebagai pemain yang berposisi penyerang, tercatat dengan 128 gol dari Dalam 261 pertandingan di semua kompetisi, dengan rincian 78 kali mencetak golnya sendiri dan 50 kali dalam menyumbang assist. Klub yang paling sering dibobol yaitu West Ham dan Everton dengan masing-masing 6 gol. Jumlah gol dan assist yang dia ciptakan sebenarnya sudah cukup meskipun dia harus meningkatkan naluri mencetak golnya lagi.

Bukan hanya itu, Martial juga turut terlibat pada serangkaian Trofi yang dibawa ke Old Trafford. Tercatat Martial telah menyumbang 4 trofi dari 4 kompetisi berbeda bersama diantaranya piala FA Cup, EFL Cup, Europa League, dan Community Shield. Sayang nasib kurang mujur juga sering menghantui Martial dan MU.

Ia merasakan pahitnya menjadi runner-up sudah beberapa kali. Mulai dari posisi kedua FA Cup, Europa League, dan UEFA Super League, ditambah menjadi runner-up Premier League selama 2 kali. Dengan usianya yang masih 26, Martial sebenarnya bisa terus tingkatkan performa. Martial juga layak dipertahankan jika ke depan makin rajin lakukan upgrade performa untuk dirinya sendiri. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar