Iklan Banner Sukun
Olahraga

Pantaskah Eduardo Mendy Menyandang Gelar Kiper Terbaik Dunia?

(Foto: Twitter @ChelseaFC)

Surabaya (beritajatim.com) – Empat musim lalu, ia masih berjuang di liga kasta kedua Perancis. Bahkan, di musim 2017-2018 itu, adalah musim pertamanya menjadi kiper utama ketika usianya sudah 25 tahun bersama Reims. Sebelumnya, ia terus menerus menjadi kiper cadangan di Marseille B dan Reims B.

Maka tidak salah, ketika Petr Cech merekomendasikan Eduard Mendy sebagai pengganti Kepa Arrizabalaga, semua orang meragukan kemampuannya. Namun, sejak kedatangannya ke Chelsea musim panas 2020, Mendy menjawab semua keraguan dengan epic.

Berkat penampilannya di bawah gawang Chelsea, ia berhasil membawa tim asal London tersebut menjuarai Liga Champion, membawa Chelsea naik ke peringkat 3 di akhir Liga Inggris musim 2020/2021, dan Juara Liga Super Eropa.

Edouard Mendy pun kini tengah ramai di desas-desuskan sebagai calon kiper terbaik dunia. Padahal Sebelum kedatangannya ke Chelsea, tak ada yang mengenal nama pemain berusia 29 tahun tersebut. Ia ditebus dari klub papan tengah di Liga Prancis, Stade Rennes. Chelsea terbilang beruntung karena hanya mengeluarkan mahar 22 juta poundsterling.

Sejak pertama didatangkan, kehadiran Edouard Mendy ke skuad utama The Blues asuhan Frank Lampard, langsung memberikan dampak besar. Permainan gemilangnya berlanjut ketika pelatih berganti ke Thomas Tuchel, sehingga tak ayal jika banyak kalangan tercengang akan statistiknya begitu cemerlang.

Edouard Mendy telah menghadapi 16 tembakan pada musim 2021/22 di English Premier League. Ia juga mencatatkan persentase penyelamatan 100%. Mendy hanya kebobolan sekali, itupun dari titik dua belas pas. Hal inilah yang menjadikan penjaga gawang dengan penyelamatan terbanyak di Liga Premier Inggris musim ini.

Mendy juga mencatatkan 36 clean sheet dalam 60 pertandingan untuk Chelsea, performa gemilang Mendy berhasil membawa The Blues meraih gelar UEFA Champions League sekaligus UEFA Super Cup musim lalu. Ia juga diganjar dengan gelar pribadi yaitu UEFA Goalkeeper of the Year.

Usai Chelsea jadi juara Liga Champions 2020/21, Edouard Mendy mengunggah sebuah video singkat tentang perjalanan hidupnya di sepak bola. Ia juga bercerita jasa Peter Cech yang telah merekomendasikan dirinya untuk diboyong ke Chelsea.

Mendy menyebutkan jika trofi Si Kuping Besar merupakan salah satu mimpi liar yang tak pernah ia bayangkan. Edouard Mendy juga menulis kalimat motivasi jika mimpi itu bisa ia rengkuh berkat kerja kerasnya selama ini.

Kendati Edouard Mendy sempat diremehkan oleh penggemar Chelsea di awal kedatangan. Pada akhirnya ia mampu membutikan jika dirinya mampu menjadi andalan dan tembok di depan gawang The Blues hingga meraih prestasi apik di musim perdananya.

Dengan paparan statistik tersebut, tentu tak dapat dipungkiri bahwa Mendy akan mampu meraih kiper terbaik dunia. Penghargaan Lev Yashin Award atau penghargaan kiper terbaik dari FIFA tahun ini mungkin akan jatuh pada tembok mistar gawang Chelsea tersebut. (dan/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar