Iklan Banner Sukun
Olahraga

Panjat Tebing Jawa Timur Penuhi Target Medali Emas di PON Papua

Papua (beritajatim.com) – Tim Panjat Tebing Jawa Timur mampu memenuhi target perburuan medali emas PON XX/2021. Saat ini FPTI Jatim telah memenuhi target dengan mengoleksi lima emas, empat perak, dan satu perunggu hingga lima hari penyelenggaraan hajatan olahraga terbesar ini.

Emas terakhir yang berhasil direbut FPTI Jatim melalui nomor boulder perorangan putri. Bahkan di nomor ini Jatim merebut emas-perak atas nama Fitria Hartani dan Kharisma Ragil. Hebatnya, kedua peraih medali merupakan kakak-beradik yang berasal dari Gresik.

Kakak beradik ini harus berduel di babak final yang diselenggarakan di Sport Complex Mimika, Papua, Selasa 5 Oktober 2021. Sementara medali perunggu di nomor ini direbut Salsabila dari Jawa Barat.

Pelatih FPTI Jatim, Iswara Yogaprana menilai hasil ini sudah diprediksi sejak Pipit, sapaan Fitria Hartani, masuk final. Terlebih banyak atlet dari daerah lain yang terpental.

“Justru, atlet yang masuk final banyak yang di luar perkiraan kami. Masalahnya atlet-atlet unggulan sudah berguguran di babak sebelumnya,” ungkap Iswara.

Ditambahkan Iswara, sejak keberangkatan seluruh medali diharapkan bisa didapat melalui nomor beregu. Namun hasil di lapangan mengubah peta. Di mana peluang mendulang medali melalui nomor perorangan terbuka lebar. “Itu dia, kami sanggup membayar melalui nomor perorangan,” Iswara menegaskan.

Saat ini FPTI Jatim memimpin sementara perolehan medali emas PON XX, dengan lima emas. Kontribusi emas didapat dari nomor lead tim putra-putri, boulder tim putra, dan boulder perorangan putra-putri.

Posisi kedua diduduki tuan rumah Papua dengan tiga emas. Sedangkan Jawa Barat, Bali, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Barat masing-masing menyusul di urutan ke tiga hingga enam, dengan koleksi satu keping emas.[way/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati