Iklan Banner Sukun
Olahraga

Evaluasi Porprov Jatim VII

Paceklik Medali Bulutangkis Jember dalam Porprov Berakhir

Atlet bulutangkis Jember.

Jember (beritajatim.com) – Para atlet bulutangkis Kabupaten Jember menunjukkan peningkatan prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII. Setelah mengalami paceklik dan gagal total dalam Porprov V 2015 dan Porprov VI 2019, tahun ini mereka berhasil menyabet dua medali perunggu.

Dua perunggu itu datang dari pasangan ganda campuran Haikal Ramadhana Batangriyan dan Indy Eprita Salza Nabilah dan tunggal putra Haikal Ramadhana Batangriyan. “Target kami sebenarnya dua emas. Dua target lagi adalah semifinal. Tapi dua perunggu sudah menunjukkan kemajuan,” kata Ketua Harian Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Agus Hadi Santoso, ditulis Senin (4/7/2022).

PBSI Jember menurunkan delapan atlet putra dan empat atlet putri dalam porprov kali ini. Beregu putra yang ditargetkan mencapai medali emas gagal menembus semifinal. Ganda putra kalah di babak perempat final. “Mereka kehabisan energi. Sehari main empat kali. Sebelumnya main tiga kali sehari,” kata Agus.

Soal jadwal pertandingan ini mendapat sorotan tajam Agus. “Jadwal bulutangkis Porprov VII ini tidak ideal. Kami yang seharusnya bisa main sampai tanggal 3 Juli, dipaksakan harus selesai pada 2 Juli 2022, dan itu mendadak, sehingga kami kalang kabut. Kami kesulitan membagi waktu,” kata Agus.

Agus yakin, jika jadwal pertandingan memberikan waktu kepada atlet beristirahat, hasilnya bisa berbeda. “Kami seharusnya bisa merebut tiga medali emas dari tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran, karena lawannya tidak terlalu bagus. Tapi pemain kami kehabisan energi. Satu atlet bisa main empat kali, terutama tunggal dan ganda putra. Atlet ganda putri dan ganda campuran ada yang bermain dua kali,” katanya.

Padatnya jadwal membuat atlet cedera. “Dari kabupaten lain juga banyak yang cedera, termasuk Jember. Saat babak delapan besar, Aldi dan Haikal sempat cedera. Otot mereka tertarik, sehingga tidak optimal saat bermain di semifinal. Haikal ini ikut tunggal putra dan ganda campuran. Aldi ikut ganda putra dan ganda campuran. Mereka semua masuk babak delapan besar,” kata Agus.

Agus bangga dengan capaian para atlet. “Ada lima atlet Jember yang masuk delapan besar. Kalau dilihat dari sejarah keikutsertaan kami dalam porprov, baru kali ini Jember diperhitungkan daerah lain. Mereka kaget melihat perkembangan atlet bulutangkis Jember,” katanya.

Hasil undian juga mengharuskan atlet-atlet Jember berhadapan dengan atlet-atlet tangguh dari kota-kota bulutangkis seperti Surabaya dan Sidoarjo. “Kejutannya, tunggal putra Surabaya kalah semua dari Jember. Minimal sudah ada perhatian bahwa Jember tidak bisa dientengkan,” kata Agus.

Tim beregu putra Jember yang pada Porprov 2015 jadi bulan-bulanan lawan, bangkit pada porprov kali ini. “Kalau dulu kami dihajar, sekarang beregu putra kami bisa menembus babak delapan besar. Kami kalah dari Surabaya 2-3. Sementara beregu putri juga kalah 1-2 dari Blitar di babak delapan besar,” kata Agus. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar