Olahraga

Kasus Penyegelan Lapangan Karang Gayam

Ortu Pemain Persebaya U18 Geruduk Lapangan Karanggayam

Surabaya (beritajatim.com) – Orang tua dari pemain internal Persebaya kembali geruduk Lapangan Karanggayam, Surabaya. Kali ini giliran orang tua dari Persebaya U18 kali ini mereka mempertanyakan nasib prestasi anaknya yang dihambat oleh Pemerintah Kota Surabaya, Senin (24/6/2019).

Berdasarkan pantauan di lapangan, para orang tu ini berkumpul di mess Karanggayam mempertanyakan nasib anak mereka yang tidak bisa bertanding.

Salah satu perwakilan orang tua peman internal Persebaya, Choiriyah mengatakan kecewa atas kejadian seperti ini. Sebab ia menilai dengan penggembokan ini, Pemkot Surabaya mematikan prestasi anak Surabaya.

“Tentu kecewa, mau sampai kapan seperti ini. Tolong dengan hormat Bu Risma (Walikota Surabaya) buka kembali Lapangan Karanggayam,” kata dia.

Ibu dari Akbar Firmansyah (pemain Persebaya U-18) ini menyayangkan konerja Pemkot Surabaya. Sebab tidak mampu menangani permasalahan dengan benar.

“Saya harap pintu hati Bu Risma segera terbuka. Agar Lapangan Karanggayam juga segera terbuka juga. Kasian anak-anak yang sudah berprestasi harus berhenti gara-gara masalah ini,” ujar dia.

Selain wali murid pemain internal Persebaya U-14 juga menggelar aksi. Mereka membentangkan sepanduk bertuliskan kata-kata bentuk kekecewaan mereka terhadap Tri Rismaharini yang mentulitkan Persebaya di kotanya sendiri. [way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar