Olahraga

Obituari dr Wardy Azhari, Dokter KONI Jatim

Dokter Wardy Azhari *semasa hidup dan Reporter beritajatim.com Wahyu Hestiningdyah

Surabaya (beritajatim.com) – Sosoknya yang ramah kepada semua kalangan membuat Dr Wardy Azhari Siagian, Dokter Koni Jawa Timur ini dikenal di kalangan dunia olah raga. Hari ini minggu (4/7/2021) semua dikejutkan dengan berita kepergiannya untuk selamanya di grup Pokja Kompor Olah Raga.

” INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UUN… TELAH MENINGGAL  DUNIA DR WARDY, PADA TGL 04 JULI 2021 JAM 10:30 WIB DI RUMAH SAKIT RSKI-UNAIR… SEMOGA ALMARHUM HUSNUL KHOTIMAH, DIAMPUNI SEMUA DOSA DAN KESALAHANNYA… AAMIIIN AAMIIIN YAA RABB,”

Mengenal dr Wardy sejak 2015 membuat kami merasa kehilangan, begitu banyak cerita dan pelajaran berharga bagi saya khususnya yang hampir setiap hari bertemu di Kantor Koni Jatim dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo tiap kali menemani tim PON  sepak bola Jawa Timur saat berlatih.

Canda tawanya, pengayom ke semua kalangan baik kepada atletnya, manajem hingga awak media seperti kami melekat dalam dirinya, apalagi dia salah satu dokter yang dimiliki KONI Jawa Timur yang gemar berkuliner makanan enak. Kerap kali setiap diajak away atau keluar kota bareng tim PON Jawa Timur ke kota mana pun selalu wajib mencicipi kuliner.

Yang saya ingat adalah sop buntut di daerah Purwosari dan sate kambing di Batu menjadi kuliner wajib bapak tiga anak ini. Apalagi jika melihat durian berapapun selalu dilahap dan dokter Wardy salah satu langganan beli buah mangga apukat setiap musim saya jual.

Terakhir bertemu kira-kira tiga minggu yang lalu ketika pembekalan media di Kantor KONI Jawa Timur untuk keberangkatan PON Papua Oktober atau November mendatang. Dia datang menghampiri dan meyakinkan saya untuk ikut dalam kontingen.

“Ayo ndut kamu harus ikut, gendut nanti di Jayapura sama aku biar bisa jalan-jalan tak ajak kuliner ikan di Papua pokoe kudu melok. Masalah kesehatan jangan takut ada aku, sebelum berangkat udah tak siapin tata cara minum kina dan jadwalnya bagaimana disana biar terhindar nyamuk. Pokoknya harus ikut,” pesan terakhir yang di sampaikan.

Satu minggu terpapar covid 19, di tanggal 30 Juni 2021 saya menuliskan pesan di whattup memberikan semangat supaya sembuh dan bisa berangkat ke Papua Bersama- sama. Namun sayangnya Tuhan berkendak lain. Selamat Jalan Dokter Wardy terima kasih ilmunya di dunia olah raga. [way/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar