Iklan Banner Sukun
Olahraga

Nasib Eriksen Usai Sakit Jantung, Bakal Kembali Merumput di Liga Inggris?

(Sumber foto: Tangkapan Layar Instagram @chriseriksen8)

Surabaya (beritajatim.com) – Christian Eriksen baru baru ini diputus kontrak oleh Inter Milan. Akhirnya Eriksen berstatus tanpa klub.Serangan jantung yang menimpa Christian Eriksen saat gelaran Euro 2020 membuat kondisi kesehatan sang pemain mesti dijaga dengan baik.

Hasilnya, karena dia harus menggunakan alat bantu jantung, regulasi dari Liga Serie A, tidak memperbolehkan bermain di sana sampai kontraknya dengan berat hati diputus oleh Inter Milan.

Bukannya menyerah, Eriksen masih bermimpi tinggi dan ingin main di piala dunia Qatar 2022. Meskipun karirnya saat ini masih dalam gonjang-ganjing ketidakpastian.

“Tujuan saya adalah bermain dalam Piala Dunia di Qatar 2022. Itu sudah jadi pola pikir saya selama ini. Apakah saya akan dipilih itu perkara lain, tapi impian saya bisa kembali. Sampai saat itu terjadi saya ingin bermain dan membuktikan bahwa saya kembali ke level yang sama,” terang Eriksen dilansir dari Marca.

Untuk menuju ke sana, Eriksen harus punya klub dahulu agar bisa menjaga kesehatan dan kembali bermain memperkuat timnas Denmark.

Setelah dilepas Inter, Gosip langsung berdatangan untuk pemain berusia 29 tahun ini. Ia digadang pindah ke beberapa klub.

Salah satunya Brentford, ada isu yang menyatakan tertarik membeli Eriksen. Satu hal yang pasti, Eriksen tentunya sudah tidak bisa lagi main di klub-klub yang ada di Serie A. Oleh karena itu beberapa klub di liga Inggris dikabarkan jadi unggulan utama untuk mendapat Eriksen.

Bahkan dikabarkan, sudah ada kata sepakat secara personal antara Brentford dan Eriksen, namun memang belum diresmikan. Owner Brentford, Matthew Benham menegaskan jika gosip ini bukanlah isapan jempol belaka.

Eriksen mungkin saja bisa merumput di Liga Inggris karena adanya perbedaan aturan ada di Italia dan Inggris. Serie A melarang adanya penggunaan ICD (defibrillator cardioverter implan), yang membuat harus putus kontrak bersama Inter Milan.

Sementara Liga Inggris, masih memungkinkan untuk Eriksen bermain karena tidak ada aturan mengenai alat bantu jantung. Atlet di Liga Inggris diberi kuasa guna memutuskan sendiri untuk terus bermain dengan risiko yang mungkin akan dihadapi atau tidak.

Asosiasi sepak bola Inggris atau FA tidak akan melakukan pemeriksaan jantung sendiri, tetapi akan meninjau penilaian kondisi jantung dari klub sebelum memberi lampu hijau.

Pihak FA akan menunjuk 1 orang dokter spesialis jantung yaitu Dokter Sanjay Sharma, yang juga merupakan mantan dokter spesialis di Tottenham Hotspurs.

Pemeriksaan secara mendalam itu, tentu akan membuat Brentford tidak bisa buru-buru menyelesaikan proses transfer Eriksen. Namun, Eriksen sendiri masih berharap bisa dimasukkan di jendela transfer musim ini. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar