Olahraga

Mundurnya Ratu Tisha dari Sekjen PSSI Dinilai Ada yang Tak Beres

Purwanto, mantan Wasit FIFA

Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destri mundur dari kepengurusan secara mendadak memang cukup mengejutkan insan sepak bola Indonesia.

Bahkan banyak yang menilai, mundurnya gadis asal Banten ini karena sindiran keras Djohar Arifin, anggota Komisi X DPR RI karena kinerjanya yang tidak sesuai.

Namun hal ini juga menjadi sorotan bagi mantan anggota Komite Wasit Indonesia, Purwanto. Ia menilai mundurnya Ratu Tisha di PSSI lantaran ketidaknyamanan dalam bekerja.

Bahkan ia mengatakan, bisa jadi bukan ruang gerak yang dibatasi tapi kekuasaan sebagai sekretaris jendral yang di kurangi oleh pihak yang bersinggungan dengan dirinya. Namun ia tak menjelaskan siapa yang menjadi sosok penyebab mundurnya Tisha di kursi panas Sekretaris Jendral.

“Ini bukan agak berat tapi sudah berat, ibarat sampeyan sebagai wartawan tetapi sama pimpinan tidak boleh menulis dan mengerjakan tugas pokok sebagai wartawan. Jadi kalau saya nilai dia tidak betah,” ungkap Purwanto, mantan Wasit FIFA ketika dihubungi, Rabu (15/4/2020) kemarin.

Ratu Tisha memiliki catatan rekor sebagai Sekjen perempuan pertama di PSSI. Sebelumnya, sosok yang mengurusi kesekretarian jenderal induk sepak bola Indonesia ini selalu diduduki oleh kaum Adam. Kemudian, Tisha juga merangkap menjadi wakil Indonesia di AFF dan AFC.

Bahkan dalam kiprahnya ia lebih terlihat saat melakukan lobi-lobi ke luar, misalnya dalam usaha menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Dia yang ambil peran komunikasi dengan FIFA, sampai akhirnya keputusan dan finalisasi di surat dukungan pemerintah.

Tanpa surat dari Presiden RI Joko Widodo, tak mungkin Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Akhirnya, surat itu datang dan membuat Indonesia jadi tuan rumah.[way/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar