Olahraga

Mengapa Old Trafford Tidak Lagi Angker? Ini Penjelasannya

(Sumber foto: Allesio Festa, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Dulunya, siapa saja yang bertandang ke Old Trafford, markas Man. United akan dibuat gemetar karena atmosfer luar biasa dari antusias suporter. Apalagi Setan Merah kala itu, jadi salah satu tim kuat yang sulit dikalahkan, terlebih ketika bermain di hadapan publik sendiri.

Saat itu, andai saja Manchester United kalah dalam semusim, atau dalam beberapa tahun hanya bisa dihitung dengan jari. Namun, pendapat tersebut saat ini dianggap sudah dapat tidak lagi berlaku karena Man. United yang sekarang berbeda dengan yang dulu.

Ironisnya, kekalahan mereka di kandang sudah dianggap biasa. Lalu, benarkah Old Trafford sudah tidak angker lagi? Mengacu pada pendapat Foden dan tanggapan Roy Keane. Man. United musim ini telah beberapa kali kalah di kandang.

Salah satunya ketika berhadapan dengan rival sekotanya, Man. City dengan skor 2-0. Bintang muda The Cityzen, Phil Foden, juga berkomentar dengan mengakui cukup senang karena timnya mampu meraih kemenangan di Old Trafford.

Selain itu, Foden pun mengakui jika Old Trafford merupakan tempat yang sulit dikunjungi. Namun, legenda Man. United, Roy Keane, justru membantah perkataan Foden dan mengatakan bahwa Old Trafford bukanlah tempat yang sulit.

Alasannya karena tim papan tengah seperti Everton dan Aston Villa pun bisa mendapat kemenangan di kandang Setan Merah. Statistik juga menuliskan jika Old Trafford sudah tidak angker lagi.

Dihitung dari segi jumlah kekalahan Man. United di Old Trafford sejak Sir Alex pensiun sudah cukup banyak. Sejak musim 2013/14 hingga kekalahan Man. United 1-0 atas Wolves pada awal tahun 2022, Man. United sudah 40 kali kalah di kandang (tidak termasuk kalah adu penalti).

Adapun rinciannya yaitu musim 2013/14 (8 kali kalah), musim 2014/15 (4 kali kalah), 2015/16 (2 kali kalah), 2016/17 (satu kali kalah), 2017/18 (3 kali kalah), 2018/19 (6 kali kalah), 2019/20 (3 kali kalah), 2020/21 (8 kali kalah), dan musim 2021/22 (5 kali kalah).

Musim paling buruk ada pada masa David Moyes saat 2013/14) karena Man. United kalah 8 kali di Old Trafford. Begitu juga musim lalu (2020/21) ketika saat masih dibesut Ole Gunnar Solskjaer, Man. United juga kalah 8 kali di Theatre of Dreams.

Sementara itu, kekalahan terburuk pada 24 Oktober 2021 ketika Man.United dipermalukan Liverpool dengan skor jauh 5-0. Pada era Solskjaer, Man. United sering kalah di kandang sendiri. Tidak konsistennya permainan dan ditambah seringnya ganti pelatih membuat Old Trafford tidak seangker dulu. Apalagi lawan-lawan dari Man. United bertambah kuat. (dan/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar