Olahraga

Meneroka Kontribusi Dony Van de Beek pada Skuad Setan Merah

Instagram @donnyvdbeek

Surabaya (beritajatim.com) – Dony Van de Beek masuk sebagai pengganti dalam laga Manchester United melawan Newcastle yang berakhir dengan kemenangan besar. Ia baru bermain beberapa saat usai Bruno Fernandes mencetak gol ketiga setan merah. Penampilannya yang singkat berhasil memperluas kemenangan MU jadi 4-1 lewat aksi mengecoh pemain belakang Newcastle, saat Jesse Lingard menjebloskan gol terakhir ke gawang Newcastle.

Pada tahun 2020, tepatnya tanggal 2 September Man. United membeli van de Beek dari Ajax dengan mahar 39 juta euro. Van de Beek merupakan satu dari tiga pemain muda Ajax asli produk akademi yang berhasil membantu Ajax menembus semifinal Liga Champions Eropa musim 2018/19. Dua pemain lain yaitu Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong terlebih dahulu meninggalkan, van de Beek yang sempat bertahan selama semusim sebelum akhirnya terbang ke Inggris.

Pemain asal Belanda ini didatangkan ke MU dengan tujuan utama adalah agar lini tengah Man. United semakin kian kreatif, selain keberadaan Fernandes dan Paul Pogba. Namun, hingga sekarang, van de Beek belum bisa berbuat banyak. Bahkan, Legenda Arsenal, lan Wright, mempertanyakan kenapa Man. United membeli van de Beek yang notabenenya lebih bermain dalam penguasaan bola, sedangkan Man. United tidak. Banyak pihak mempertanyakan juga merasa khawatir pada karier pemain tengah muda bertalenta itu.

Pada laga terakhir saat berhadapan Newcastle, Van de Beek dimainkan di posisi gelandang tengah, tetapi beberapa kali ia juga menjadi gelandang serang. Musim lalu, Solskjaer memainkan Van de Beek sebagai gelandang tengah 14 kali di semua kompetisi, sedangkan sebagai gelandang serang dalan 13 kali pertandingan. Posisi yang dimiliki oleh van de Beek sebenarnya membuat sulit untuk jadi starter, karena dia hanya jadi pelapis dari Fernandes dan Pogba. Posisi ideal untuk van de Beek yaitu sebagai gelandang serang dalam formasi 4-1-2-3 untuk menjaga kelebaran dan kedalaman tim

Kurangnya menit bermain yang diberikan kepada Van de Beek, membuat ia hanya mencatatkan sebanyak 1.456 menit sepanjang musim lalu. Bahkan, musim ini pemain jebolan akademi Ajax tersebut baru bermain sekali sebagai pengganti di babak kedua. Dari Total 36 pertandingan yang baru dijalani bersama Setan, ia hanya 7 kali bermain penuh 90 menit, sebab sisanya hanya menjadi pemain pengganti, diganti, dan cadangan.

Ini bukan termasuk catatan yang bagus apabila melihat statistik yang telah diciptakan oleh van de Beek. Sebab ia hanya mencetak 1 gol dan menyumbang 2 assist dalam 36 pertandingan. Sangat jauh dari catatannya sebelum pindah ke Man. United. Pada musim 2019/20, pemain yanh kini berusia 24 tahun itu mampu mencetak 10 gol dan menyumbang 11 assist dari 37 pertandingan. Catatan tersebut cukup baik mengingat dirinya pemain bertipe menyerang. Saat ini pelatih MU, Solskjaer mungkin tengah mencari solusi terbaik untuk penampilan van de Beek. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar