Iklan Banner Sukun
Olahraga

Lawan Sahadewa Galapagos United

Menang 3-2, Pelatih AC Majapahit Minta Anak Asuhnya untuk Tetap Fokus

Pertandingan uji coba AC Majapahit vs Madura FC di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang kick off Liga 3 Jawa Timur digelar, manajemen AC Majapahit terus menjadwalkan laga uji coba. Kali ini, AC Majapahit melawan Sahadewa Galapagos United berakhir dengan skor 3-2 yang digelar di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pelatih Sahadewa Galapagos United, Sigit Eko Pramono mengakui, anak asuhnya mendapat tekanan dari pemain tuan rumah yang selama ini belum didapatkan sebelumnya. Namun ia mengaku tidak melihat soal hasil, namun lebih pada manfaat dari pertandingan uji coba, Rabu (6/10/2021).

“Kita tidak lihat menang kalah, kita lebih melihat manfaatnya, karena uji coba sebagi acuan kita untuk pertandingan sesungguhnya. Jujur, tekanan tuan rumah, atmosfer stadion ini tidak kita dapatkan selama ini. Dari hasil pertandingan ini, anak-anak kurang koordinasi di lini belakang,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Sigit, tekanan emosi dan penyelesaian peluang juga menjadi evakuasi kedepannya. Menurutnya, Sahadewa Galapagos United saat ini persiapan kompetisi sudah 89 persen sehingga anak asuhnya akan digenjot latihan sebelum pertandingan sesungguhnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala AC Majapahit, Ambitie Dolus Cahyana mengatakan, dua kali uji coba digelar, anak asuhnya harus kebobolan di menit-menit awal. “Kita tadi kebobolan di menit awal, kemarin lawan tim sebelumnya juga kebobolan di menit awal dan pertandingan ini juga kebobolan di menit awal lagi,” ungkapnya.

Dari hasil uji coba dua kali akan dilakukan evaluasi sebelum kick off Liga 3 Jawa Timur digelar. Fokus menjadi evaluasi kepada anak asuhnya. Menurutnya, anak asuhnya tidak boleh lengah dan harus fokus dari awal hingga akhir pertandingan. Pasalnya, terutama konsentrasi di menit awal, transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya.

“Ini untuk evaluasi tim, kita tidak boleh lengah, kalau di pertandingan sesungguhnya, kita blunder, kesalahan kecil selesai, menghindari pelanggaran yang tidak perlu di daerah berbahaya, mematangkan transisi bertahan ke menyerang dan sebaliknya itu yang akan kita asah terus,” katanya.

Dolus menjelaskan, anak asuhnya akan kembali mengikuti ajang uji coba melawan Madura FC, Sabtu (9/10/2021). Dolus menilai Madura FC sebagai tim lawan yang akan memberikan pelajaran berharga bagi tim berjuluk Laskar Guntur Geni.

“Hari Sabtu besok, kita jadwalkan lawan Madura FC. Kita cari lawan yang kuat, biar kelemahan kita ketahui biar di pertandingan sesungguhnya benar maksimal. Kita akan tekanan fighting spirit, built up dari bawah tengah kedepan dan transisi, ini masih 80 persen,” pungkasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar