Olahraga

Liga 3 PSSI Jatim Sudah Dibuka

Manajemen Persibo Bojonegoro Belum Jelas

Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sally Atyasasmi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pengurus Asprov PSSI Jatim telah membuka pendaftaran kompetisi sepakbola Liga 3 PSSI Jawa Timur (Jatim) 2021 mulai kemarin. Rencananya kompetisi digelar pada pertengahan Agustus 2021. Menyongsong kompetisi tersebut manajemen Persibo Bojonegoro justru belum jelas.

Klub sepakbola yang pernah menjadi kebanggaan warga Bojonegoro itu belum memiliki manajemen yang jelas. Manajemen lama melalui surat resmi telah menyerahkan klub ke Pemkab Bojonegoro baik secara kepemilikan maupun pengelolaan tim.

Sekretaris Persibo Bojonegoro Sally Atyasasmi mengungkapkan, secara resmi manajemen lama telah menyerahkan pengelolaan Persibo kepada pengelola yang baru. “Sekarang tinggal menunggu serah terima, dari pengurus lama ke pengurus yang baru,” ujarnya dihubungi jurnalis beritajatim.com, Rabu (9/6/2021).

Menurut perempuan yang juga menjadi Anggota DPRD Bojonegoro itu, sesuai jadwal Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) untuk penyerahan pengelolaa Persibo kepada pengurus baru akan dilakukan dalam minggu ini. “Jadi kami sudah tidak mengelola klub,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Pemkab Bojonegoro Amir Syahid saat dihubungi  melalui jaringan seluler tidak memberikan jawaban meskipun terdengar nada tanda nomor telepon aktif.

Sementara Wakil Ketua Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro Ali Mahmud mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum mengetahui proses pergantian kepengurusan baru Persibo. Sebab, dalam surat peralihan kepemilikan itu pihaknya tidak mendapat tembusan. “Terakhir sampai bupati, sekarang belum tahu kelanjutannya bagaimana,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam surat permintaan peralihan manajemen klub berjuluk Laskar Angling Darma kepada Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang pertama, pihak Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro mendapat tembusan. “Ternyata ada surat kedua dari manajemen lama dan tidak ada tembusan. Askab sampai saat ini juga belum dikasih tahu soal manajemen baru itu,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam surat peralihan yang ditujukan kepada Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah itu dikirim manajemen Persibo pada 10 April 2020 dan ditandatangani oleh CEO Persibo Abdullah Umar dan Sekretaris Persibo Sally Atyasasmi.

Dalam surat itu berisi bahwa manajemen sepenuhnya menyerahkan kepemilikan dan pengelolaan Persibo kepada Pemkab Bojonegoro. Sedangkan, hal-hal mengenai tanggung jawab Persibo di musim kompetisi sebelumnya menjadi tanggung jawab dari manajemen lama. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar