Olahraga

Main di Kandang, Persela Ditahan 1-1 Bhayangkara FC

Lamongan (beritajatim.com) – Tuan rumah Persela Lamongan gagal memetik kemenangan. Bermain di kandang sendiri, Persela ditahan seri 1-1 oleh tamunya Bhayangkara FC di laga lanjutan kompetisi Liga 1 yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (28/9/2019).

Gol Persela dicetak oleh Bihrul Walidain di menit 69. Sedangkan gol Bhayangkara FC dicetak Lee Yoo Jun menit ke 23. Babak pertama dimulai, tuan rumah Persela melakukan serangan. Namun rapatnya pertahanan Bhayangkara FC membuat serangan Persela gagal membuahkan hasil.

Sebaliknya tim tamu Bhayangkara FC berusaha menekan Persela. Peluang pertama Persela melalui Alex dos Santos. Pemain asal Brasil itu memperoleh umpan terobosan. Sayang, tendangannya masih melenceng di sisi kanan gawang Bhayangkara FC.

Tim tamu Bhayangkara FC akhirnya menjebol gawang Persela yang dikawal Dwi Kuswanto melalui tendangan Lee Yoo Jun dari luar kotak penalti di menit ke 23. Kedudukan berubah menjadi 0-1. Tertinggal satu gol membuat pemain Persela tersengat menyamakan kedudukan. Berkali-kali serangan yang dibangun Kei Hirose dan Alex dos Santos masih bisa dimentahkan barisan belakang pemain Bhayangkara FC.

Serangan demi serangan dilakukan oleh pemain Persela. Namun, hasilnya tidak membuahkan gol hingga babak pertama berakhir. Kedudukan masih tetap 0-1 buat Bhayangkara FC.

Memasuki babak kedua, Persela dan Bhayangkara sama-sama melakukan jual beli serangan. Persela memiliki peluang saat crossing bek Persela Bihrul Walidain masih bisa ditepis kiper Bhayangkara FC. Kiper Bhayangkara FC Wahyu Tri Nugroho berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang dari serbuan pemain Persela.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengganti Bruno Matos memasukkan Herman Dzumafo Epandi guna menambah daya dobrak serangan. Lagi-lagi Persela mendapat peluang saat pemain depan Sugeng Effendi lolos dari jebakan offside. Tapi, tendangan kerasnya melenceng di sisi kanan gawang Bhayangkara FC.

Kontra strategi dilakukan pelatih Persela, Nil Maizar mengganti Sugeng Effendi dan memasukkan Hambali Tholib. Gol Persela tercipta melalui bek kanan Persela Bihrul Walidain setelah mendapat umpan terobosan di menit ke 69. Sehingga, kedudukan menjadi sama kuat 1-1

Bhayangkara FC nyaris menambah gol keduanya, andai saja sundulan kepala Herman Dzumafo Epandi tidak ditepis kiper Persela Dwi Kuswanto. Persela akhirnya mendapat pinalti saat bek Bihrul Walidain dijatuhkan di kotak penalti. Namun, eksekusi yang dilakukan Alex dos Santos masih mampu ditepis kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho. Hingga babak kedua berakhir kedudukan masih sama kuat 1-1.

Menanggapi hasil seri 1-1 ini. Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster menuturkan, susah lawan Persela di laga away. Target menang, tapi hasil seri 1-1 kurang bagus. “Gol Persela sebenarnya berbau offside dan pemain terpengaruh oleh kepemimpinan wasit yang kurang baik, dan ini sudah diprediksi,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Persela Nil Maizar mengatakan, hasil seri 1-1 pertandingan lawan Bhayangkara FC sangat krusial. Hasil kurang bagus meski permainan ada peningkatan. “Memang hasil kurang bagus lawan Bhayangkara FC sehingga jarak Persela di zona papan bawah semakin dekat dengan tim lawan,” pungkasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar