Olahraga

Madura United Tunggu Keputusan Resmi PSSI dan PT LIB

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC menunggu keputusan resmi dan tertulis dari induk tertinggi sepakbola tanah air (PSSI) bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB), seputar rencana kembali menggulirkan kompetisi resmi Liga 1 musim 2020.

“Pada tanggal 18 Juni (2020) lalu sudah digelar RUPS pengangkatan direksi baru (PT LIB). Soal kompetisi lanjut atau tidak, hal itu tergantung dari apa yang akan mereka lakukan kedepan. Maksimal sampai sebulan kedepan, tentunya bersama PSSI,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, Kamis (18/6/2020).

Selainitu pihaknya tetap menaruh kepercayaan kepada PSSI maupun PT LIB sebagai regulator kompetisi, salah satunya dengan tetap mempertimbangkan semua aspek di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan bagi semua pihak yang terlibat.

“Jadi yang tidak kalah penting, mereka (PSSI dan PT LIB) pastinya akan mempertimbangkan semua aspek prihal protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Tentunya juga harus mendapat rekomendasi dari AFC serta badan kesehatan olahraga resmi, sehingga kompetisi yang bergulir nanti tidak hambar dan hanya menjadi tontonan bola semata,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta sebelum kompetisi secara resmi kembali digulirkan harus mendapat rekomendasi dan persetujuan dari AFC maupun FIFA. “Jadi kompetisi yang diputar harus dikonsultasikan ke AFC dan FIFA, termasuk semua aspek legalitasnya,” tegasnya.

“Karena dalam diskusi kemarin ada draf tanpa degradasi, namun justru ada promosi di musim berikutnya. Jadi kesimpulannya akan ada 20 klub di kompetisi mendatang. Pertanyaannya, bagaimana PT LIB yang sebelumnya hanya dibentuk bersama 18 klub Liga 1 plus PSSI,” jelasnya, menanyakan.

Dari itu pihaknya tetap menyatakan dukungan penuh kepada PSSI maupun PT LIB, selama mereka tetap berlandaskan pada regulasi yang berlaku. “Hakikatnya Madura United mendukung langkah-langkah PSSI dan PT LIB dalam hal apapun mengangkat sepakbola, tentunya dengan harus tetap mempertimbangkan aspek protokol kesehatan resmi,” tegasnya.

“Jadi secara sederhana perlu kami sampaikan, kompetisi resmi Liga 1 diwakili 18 klub dengan sistem promosi dan degradasi. Begitu pula Liga 2 dan seterusnya, juga harus tetap ada promosi dan degradasi. Sehingga kami tetap mendukung berbagai upaya PSSI dan PT LIB selama mereka menjalankan program sesuai regulasi,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar