Olahraga

Madura United Siapkan Kontrak Baru bagi Pemain

Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC mulai mempersiapkan running kontrak bagi para pemain yang sempat dibubarkan, menyusul ketidakjelasan kompetisi dari induk tertinggi sepakbola tanah air (PSSI) maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai regulator kompetisi.

Hanya saja hingga saat ini mereka masih menunggu keputusan resmi dan tertulis dari PSSI maupun PT LIB, khususnya sebelum melakukan renegosiasi kontrak baru bersama pemain. Apalagi saat ini tim berjuluk Laksar Sape Kerrab, sementara dibubarkan dan fokus pada pembenahan administrasi dan infrastruktur.

“Namun demikian, Madura United sudah running mempersiapkan kontrak baru bagi pemain 2021 sebagai good will dari klub untuk kompetisi musim 2021 mendatang,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, Kamis (31/12/2020).

Sekalipun demikian, pihaknya tetap menunggu keputusan resmi dari regulator kompetisi seputar kejelasan kompetisi yang akan digulirkan. “Jadi soal kontrak bukan serta merta bisa kami lakukan sebelum adanya kepastian kompetisi secara tertulis (granted) dari PSSI dan PT LIB,” ungkapnya.

“Naumun per tadi malam, Dirut PT LIB masih belum bisa memastikan kapan kompetisi akan digulirkan. Ini menandakan jika kondisi saat ini juga belum ada kejelasan,” sambung pria yang akrab disapa Habib Zia.

Sebelumnya pihaknya juga mengeluarkan kebijakan membubarkan pemain karena belum adanya kejelasan kompetisi, bahkan beberapa pemain dalam skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu juga sudah menekan kontrak bersama klub lain. Salah satunya Syahrian Abimanyu yang merapat ke klub Malaysia, Johir Darul Ta’zim.

“Untuk sementara kita fokus melakukan berbagai pembenahan sesuai instruksi Presiden Klub (Achsanul Qosasi), salah satunya pembenahan administrasi dan infrastruktur yang kita siapkan untuk memenuhi syarat atau standar AFC dan FIFA,” jelasnya.

Bahkan sebelum membubarkan tim, pihaknya juga memastikan sudah menuntaskan berbagai tanggungjawab yang diemban untuk seluruh pemain, pelatih maupun ofisial tim lainnya. “Namun yang pasti, semua hak pemain sudah tuntas dan pembubaran tim sudah selesai. Saat ini kami tinggal menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga dalam hal jadwal pasti kompetisi 2021,” pungkasnya. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar