Olahraga

Putaran Kedua Liga 1 2019

Madura United Pindah ke Bangkalan dan Sidoarjo

Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, yang dikelola Manajemen Madura United FC dalam lima tahun kedepan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC dipastikan bakal pindah kandang saat menjamu lawan-lawan mereka selama putaran kedua Liga 1 2019, yakni ke Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pemindahan kandang tersebut dilakukan karena Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, bakal direnovasi dalam beberapa bulan kedepan. Serta diprediksi bakal selesai hingga kompetisi tertinggi sepakbola tanah air usai.

“Stadion Gelora Madura (Pamekasan) akan direnovasi mulai 10 September 2019, ada pembangunan sentelban dan mempercantik fungsi-fungsi stadion. Itu memerlukan waktu kurang lebih 4 hingga 6 bulan kedepan,” kata Manajer Madura United FC, Haruna Soemitro, Selasa (3/9/2019).

Selama ini SGB memang dijadikan sebagai opsi selama putaran kedua Liga 1 2019, terlebih SGB bukanlah stadion baru bagi Greg Nwokolo dan kawan-kawan. Bahkan pemindahan tersebut dinilai laksana pulang ke rumah, karena SGB merupakan markas awal Laskar Sape Kerrab saat terbentuk pada 2016 silam.

Apalagi selama ini, para pemain Madura United juga selalu menjalani latihan di SGB. Sekalipun mereka menjalani pertandingan di Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, yang berjarak sekitar 70 kilometer (km) lebih dari mess pemain di Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Kami sudah mendaftarkan SGB sebagai alternatif, bahkan saat kami sampaikan keputusan pindah ke Bangkalan, semua pemain merasa senang. Apalagi selama ini mereka berlatih disana, dan kami tidak perlu melakukan adaptasi kalau harus bertanding di Bangkalan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mempertimbangkan penggunaan Stadion Gelora Delta Sidoarjo, yang didaftarkan sebagai upaya mendapat lisensi AFC. “Kalau Bangkalan ada banyak kekurangan, sehingga kami bisa gunakan Stadion Gelora Delta Sidoarjo,” jelasnya.

“Kami punya dua pilihan, Stadion Gelora Delta itu kami siapkan sebagai simulasi jika menggelar laga AFC. Kami punya misi ingin menguji kesiapan stadion dan infrastruktur,” sambung pria asli Surabaya, yang akrab disapa HS.

Pemilihan Stadion Gelora Delta juga menjadi alternatif lain untuk menggelar laga besar, sebab Stadion Delta mampu menampung hingga 30 ribu penonton. Sedangkan SGB hanya bisa dihuni oleh 15 ribu orang.

“Mungkin juga laga besar saat menjamu Persebaya (Surabaya) atau Persib (Bandung), kami pertimbangkan di Delta. Karena kapasitas lebih besar, kami memiliki dua laga kandang penting di putaran kedua nanti,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar