Olahraga

Madura United Libur Hingga Desember 2020

Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC secara resmi meliburkan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hingga Desember 2020 mendatang. Menyusul adanya kepastian penundaan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 Musim 2020.

Padahal sebelumnya, Pelatih Rahmad Darmawan juga sempat menyampaikan jika libur pemain dijadwalkan berakhir hingga Selasa (10/11/2020) mendatang. Khususnya sebelum PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai regulator kompetisi mengeluarkan surat edaran penundaan kompetisi.

“Setelah melakukan berbagai pertimbangan bersama jajaran manajemen, tim pelatih dan perwakilan pemain. Kita menyepakati jadwal libur diperpanjang hingga Desember 2020 mendatang,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, Minggu (8/11/2020).

Seperti yang disampaikan sebelumnya, surat edaran dari PSSI tentang penundaan kompetsisi menjadi PR bagi jajaran manajemen. Terlebih mereka harus menghadapi kondisi internal yang harus dipikirkan secara bijak dengan penuh tanggungjawab.

“Seperti diketahui, selama ini kami memiliki tanggungjawab besar yang harus kami tanggung selama masa libur kompetisi. Terlebih tanggungan yang kami kami jalani melibatkan banyak pihak, apalagi beberapa waktu lalu kami juga sudah melakukan renegosiasi kontrak. Baik bersama pemain, pelatih dan sponsor,” ungkapnya.

Beruntung kebijakan yang dijadikan sebagai keputusan tersebut, mendapat respon positif dari seluruh pihak dan sama-sama memahami terhadap kondisi saat ini. “Di tengah pandemi seperti ini, memang sulit untuk menentukan berbagai langkah konkrit tanpa didukung seluruh elemen tim,” imbuhnya.

“Namun kami bersyukur keputusan yang kami ambil mendapat respon positif dari seluruh pihak, terlebih saat ini kita sama-sama memahami kondisi ril akibat adanya pandemi Covid-19. Termasuk gagalnya kompetisi kembali digulirkan karena belum adanya izin dari kepolisian,” jelasnya.

Guna mengisi kekosongan jadwal akibat tidak adanya kompetisi, pihak manajemen memilih fokus untuk segera melakukan upaya cepat untuk proses upgrading Stadion R Soenarto Pamekasan, yang dipersiapkan untuk dijadikan sebagai sarana refresentatif demi mewujudkan pesepakbola profesional asli Madura.

Bahkan upaya upgrading stadion milik Yayasan Dharmasiswa yang sempat menjadi kebanggaan kabupaten Pamekasan sebelum adanya Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan, juga dijadwalkan mulai digarap pada bulan ini, yakni November 2020. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar