Olahraga

Madura FC Berada di Buncit, Eduard Tjong Siap Bertanggungjawab

Sumenep (beritajatim.com) – Kekalahan Madura FC saat menjamu Persis Solo di Stadioj A. Yani, Sumenep, Sabtu (20/07/2019) menempatkan tim berjuluk ‘Laskar Jokotole’ ini ke dasar klasemen sementara Liga 2 Indonesia 2019, yakni di peringkat 10 atau masuk zona degrasasi.

“Kecewa itu pasti. Karena baru kali ini kalah di kandang sendiri. Tapi saya tanggung jawab. Terserah pada managemen, apa langkah berikutnya,” kata Pelatih Kepala Madura FC, Eduard Tjong, Minggu (21/07/2019).

Kekalahan tersebut menambah panjang daftar kekalahan Madura FC dalam pertandingan musim ini. Setidaknya sudah tiga kali Bakori Andreas dkk menelan pil pahit kekalahan berturut-turut.

Kekalahan pertama terjadi saat Madura FC laga tandang ke markas Martapura FC. Disusul kekalahan berikutnya saat menjalani laga tandang kedua di kandang PSBS Biak. Dan kekecewaan itu semakin lengkap ketika Madura FC harus mengakui keunggulan Persis Solo justru di kandang sendiri.

“PR berat bagi kami adalah membenahi mental bertanding pemain. Sebagian besar anak-anak ini tidak punya ‘fighting spirit’. Karakter ini yang hilang dari anak-anak Madura,” ungkap Edu, sapaan akrab Eduard Tjong.

Madura FC ditekuk 0-1 oleh Persis Solo di kandang Madura FC sendiri. Gol tunggal Laskar Sambernyawa itu dicetak oleh Moh. Isa yang pada musim kompetisi tahun lalu pernah memperkuat Madura FC. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar