Olahraga

Bela Rekan Setim Pasca Gagal di Jayapura

M Ridho Djazulie: Satu Bulan 9 Laga Itu Tak Masuk Akal

Pamekasan (beritajatim.com) – Penjaga Gawang Madura United FC, Muhammad Ridho Djazulie meminta semua elemen suporter Madura Bersatu, agar sama-sama menghargai kerja keras rekan setimnya dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi Liga 1 2019.

Hal itu disampaikan pasca timnya gagal meraih poin akibat kekalahan tipis 1-0 dari Persipura Jayapura, pada pekan ke-9 Liga 1 di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (16/7/2019). Sekaligus menjadi kekalahan pertama bagi skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab di kasta tertinggi sepakbola tanah air musim ini.

Pada laga bertajuk Super Big Match tersebut, penjaga gawang bernomor punggung 20 tersebut tidak bisa memperkuat tim akibat terserang typus akibat menjalani rangkaian jadwal pertandingan yang sangat padat dan menguras fisik dan stamina.

Bahkan selain dirinya, juga terdapat pemain lain yang terpaksa absen membela tim kala bertanding melawan Mutiara Hitam. Seperti Andik Vermansyah hingga Greg Nwokolo. “Orang hanya menilai result (hasil), result dan result. Satu bulan 9 pertandingan itu tidak masuk akal,” kata Muhammad Ridho Djazulie.

“Kompetisi masih panjang, jangan jadikan kekalahan (dari Persipura) ini sebagai upaya mencari kesalahan orang lain, seolah-olah mau kiamat besok. Sabar, step by step (selangkah demi selangkah alias perlahan),” imbau kiper yang akrab disapa Ridho.

Dari itu pihaknya mengingatkan agar semua pihak khususnya pecinta Madura United, agar selalu memberikan dukungan yang solid demi merealisasikan ambisi tahun ini. “Suporter sejati itu, menang disanjung, kalah tetap didukung. Salam Settong Dhere,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar