Olahraga

Liga 1 Ditunda, Arema FC: Jangan Lama-lama

Arema FC secara resmi memperkenalkan pelatih baru asal Brasil Carlos Oliveira.

Malang (beritajatim.com) – Liga 1 sedianya bergulir pada Oktober 2020 mendatang harus ditunda karena Polri melarang gelaran kompetisi di tengah pandemi. Hasilnya, PSSI mengikuti arahan Polri. Liga 1 dan Liga 2 ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Hal ini menjadi kenyataan pahit bagi klub-klub Liga 1, salah satunya Arema FC. Mereka terlanjur melakukan renegoisasi dengan pemain. Mendatangkan pelatih baru Carlos Oliveira hingga mendatangkan bek baru Caio Ruan.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan penundaan ini membuat klub Liga 1 rugi. Sebab, tanpa kompetisi dan pemasukan mereka harus mengeluarkan biaya operasional. Ruddy berharap penundaan ini tidak terlalu lama..

“Harapnnya klub, jangan lama-lama. Satu Minggu, atau dua Minggu kalau ditunda. Karena ini kita sudah melaksanakan rekontrak, dan itu ada ikatan hukumnya antara klub dan pemain,” ujar Ruddy.

Ruddy mengungkapkan dari segi operasional tanpa kompetisi biaya yang dikeluarkan tim cukup besar. Dia menilai dampak yang harus diterima cukup besar, pertama pertanggungjawaban klub kepada pemain, kemudian kepada sponsor.

“Tanggung jawab klub banyak juga. Kalaupun ditunda, apakah dampaknya kecil, ya sangat besar. Tanggung jawab klub terhadap sponsor, tanggung jawab klub terhadap pemain. Pemain juga punya anak istri, anaknya sekolah, dan lainnya,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar