Olahraga

Liga 1 dan Liga 2 Diundur, Ini Kata AC Majapahit

Manajer AC Majapahit, Rossi Rahardjo. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menunda gelaran Liga 1 dan Liga 2. Kompetisi ditunda sampai akhir Juli 2021 sambil menunggu situasi Covid-19.

Penyebab penundaan ini adalah masuknya surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke PSSI dan PT LIB. BNPB meminta agar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda pelaksanaannya.

Menanggapi hal tersebut, Manager AC Majapahit, Rossi Rahardjo mengaku tak kaget. “Pasti diundur juga (Liga 3 Jawa Timur, red). Tidak ada masalah, persiapan makin panjang. Kami kan di Liga 3,” ungkapnya, Kamis (30/6/2021).

Masih kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini, untuk Liga 3 dioperatori Asprov PSSI Jatim. Hingga saat ini, manajemen AC Majapahit belum menerima surat penundaan pelaksanaan Liga 3 Jawa Timur.

“Belum. Sejauh ini belum ada pemberitahuan soal diundurnya Liga 3 dari Asprov. Soal kontrak pemain kemarin kalau memang ditunda, tidak ada masalah. Kontrak pemain AC Majapahit banyak yang 2 tahun,” katanya.

Meskipun nantinya, Liga 3 Jawa Timur juga ditunda pelaksanaannya, lanjut Rossi, para pemain sudah dikontrak manajemen tetap menjalani latihan bersama. Sehingga skuad Laskar Guntur Geni (julukan, red) lebih banyak persiapan.

Sebelumnya, Manajemen AC Majapahit, klub baru Liga 3 Jawa Timur di Mojokerto resmi mengontrak 15 pemain yang akan mengarungi kompetisi Liga 3 Jawa Timur musim ini. Sebanyak 15 pemain ini dikontrak antara satu hingga dua tahun. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar