Olahraga

BRI Liga 1 Bergulir, Bonek: Hiburan di Tengah PPKM

Surabaya (beritajatim.com) – PSSI memutuskan untuk menggelar kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 di tengah pandemi covid-19 pada tanggal 27 Agustus. Keputusan kick-off itu diambil setelah PSSI melakukan konsultasi dengan Menpora Zainudin Amali dan Mabes Polri.

Hal ini tentu disambut baik oleh para suporter yang telah menunggu lama kapan kompetisi akan kembali bergulir. Salah satu diantaranya suporter Persebaya yang kerap disapa Bonek.

Syaiful Ulum, Bonek asal Kupang Segunting ini menceritakan jika ia sangat senang jika memang itu akan bergulir. Seperti Olympiade di Jepang, pasti jika ada pertandingan di tv, masyarakat makin betah di rumah karena ada tontonan yang dirindukan.

“Menurut saya adanya kompetisi liga kembali ini jelas bisa menekan angka penyebaran covid 19 karena suporter lebih betah di rumah, contohnya seperti olympiade Jepang kemarin semua betah di depan tv lihat pertandingan badminton. Semoga saja beneran bergulir karena sudah rindu,” ungkap pria yang kerap disapa Ulum ini kepada beritajatim.com, Rabu (4/8/2021).

Hal senada dikatakan oleh oleh Yosia, Bonek asal Surabaya ini mengatakan jika benar-benar bergulir. “Menurutku walapun tanpa penonton di TV lumayan ada hiburan drpada stres karena PPKM di rumah terus mau liat sinetron ga seneng olimpiade sudah habis makanya ada liga bergulir sih hiburan baru masio liganya seperti itu,” ungkap Yosia.

PSSI memutuskan untuk menggelar kompetisi 2021-2022 di tengah pandemi covid-19 pada tanggal 20 Agustus. Keputusan kick-off itu diambil setelah PSSI melakukan konsultasi dengan Menpora Zainudin Amali dan Mabes Polri.

Series 1 akan dimulai di zona hijau. Demikian juga untuk series-series selanjutnya akan dilangsungkan di zona hijau. Untuk itu dalam waktu dekat PT LIB akan melakukan pertemuan dengan seluruh perwakilan klub Liga 1 secara virtual.

Sebelumnya BRI Liga 1 musim 2021-2022 direncanakan kick off pada 9 Juli. Namun, karena adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat serta status level 4 di Pulau Jawa-Bali, kompetisi terpaksa harus ditunda. [way/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar