Olahraga

Lawan Ps Tirakabo, Aji Santoso: Pemain Belum Kuat di Semua Lini

Surabaya (beritajatim.com) – Kekuatan Persebaya Surabaya menghadapi PS Tirakabo belum sepenuhnya kuat di beberapa lini. Bahkan di latihan terakhir sebelum berangkat. ia mengatakan belum sempat membekali model latihan di semua lini.

“Sebenarnya kalau waktu saya banyak, saya akan latih dulu pemain belakang, kalau pemain belakang sudah jalan, saya latih pemain tengah. Kalau pemain tengah sudah jalan baru saya gabung,” kata Aji, Kamis (7/11/2019).

Sebagai pelatih baru di Persebaya, Aji bisa dibilang belum genap sepekan memimpin latihan Ruben Sanadi dkk. Maka dari itu, ia sama sekali belum banyak menyentuh menu latihan lebih dalam. Hanya saja ia sampai latihan terakhir di Surabaya fokus bagaimana mengembalikan mental pemain.

“Sebetulnya masih banyak yang belum saya sentuh, tetapi yang jelas kami coba menanamkan kepada pemain, agar bisa bermain dengan cara seperti yang saya inginkan,” imbuh pelatih asal Malang ini.

Pelatih 49 tahun itu, mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi latihan selama ini, sebab sangat mepet. Tapi dia optimis Persebaya akan bangkit di Bogor, karena ia tahu potensi para pemain cukup besar.

“Karena waktunya tidak ada, saya mulai langsung complex training, kalau waktunya panjang sih enak, lebih spesifik belakang dulu tengah dulu depan baru kami gabung,” ujar Aji.

Aji Santoso menambahkan seluruh pemain Bajul Ijo sudah mendapatkan materi latihan soal penyelesaian akhir. Sebab hal tersebut pada beberapa pertandingan terakhir jadi problem David da Silva dkk.

“Kalau finishing sudah saya sentuh, saya harap semua pemain bisa tajam di depan. Agar kami bisa banyak cetak gol untuk dapat tiga poin di Bogor,” ucap Aji.

Sementara itu, mengenai peta kekuatan Tira Persikabo, Aji Santoso akan berusaha keras agar Persebaya bisa mendapat hasil positif. Tujuannya yakni sebagai pelipurlara dari enam laga terakhir tanpa kemenangan.

“Tentunya ada beberapa pemain yang memang menjadi catatan kami agar lebih waspada, tapi tetap kami tidak menggunakan man to man marking, untuk curi poin di Bogor,” pungkas Aji. [way/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar