Olahraga

Lawan Persid, Pelatih Persewangi Akui Tak Mudah

Banyuwangi (beritajatim.com) – Mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1 di kandang sendiri bukanlah hasil yang menggembirakan bagi Persewangi Banyuwangi. Meski harus puas dengan poin satu, secara keseluruhan permainan Trubus Gunawan dan kawan-kawan masih perlu pembenahan.

Hal ini diakui oleh Assisten Pelatih Persewangi Banyuwangi, Febrian Sofiandi. Menurutnya, pertandingan perdana bagi timnya ini memang cukup sulit.

“Wajar, ini pertandingan perdana anak-anak saya lihat agak tegang. Harap dimaklumi ya, mereka pemain muda masih banyak jenjangnya. Tapi secara organisasi tim sudah ada perkembangan,” kata Febri sapaan akrabnya, Minggu (4/8/2019).

Menurutnya, diakui anak The Lasblang banyak melakukan kesalahan di babak pertama. Namun masuk di babak kedua, permainan mulai berjalan sesuai skema. “Melalui set pieces, dan bola-bola crossing cukup bagus. Kita hanya, membenahi beberapa kekurangan selama ini menjadi titik celah,” katanya.

Febri mengakui gol pertama bagi tim lawan itu murni karena kelengahan pertahanan timnya. Meski demikian, kedepan hal itu menjadi evaluasi bersama untuk pertandingan selanjutnya lebih baik. “Jadi efek-efek pertandingan perdana ini ya yang terlalu tegang, makanya perlu dikasih motivasi lebih dan semangat agar mereka mampu memperbaiki kesalahan,” pungkasnya.

Pertandingan perdana Liga 3 Kapal Api PSSI Jawa Timur, bertajuk derby tapal kuda antara Persewangi Banyuwangi Vs Persid Jember berakhir imbang 1-1. Gol pertama dicetak oleh pemain belakang Persid, Ahmad Abdurrohman, namun berhasil disamakan oleh Persewangi melalui Elang Gumiwang Beris Gondi. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar