Olahraga

Laga Uji Coba, Persik Kediri Menang Tipis dari PSG 3-2

Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri menang tipis dari tim kasta kedua Liga Indonesia Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dengan skor 3-2, pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Kamis (17/9/2020).

Dalam pertandingan itu, Tim Macan Putih melakukan penyerangan sejak menit awal. Melalui skema apik yang ditunjukkan oleh Antoni Putro dan Bayu Otto Kartika berhasil mencetak gol di menit ke-9, melalui tendangan kerasnya yang menyasar di sudut kanan penjaga gawang PSG.

Terus tampil menyerang, membuat Faris Aditama dkk mampu mengurung pertahanan The Last Girton julukan tim Putra Sinar Giri. Hasilnya, gol kedua Persik Kediri kembali tercipta di menit ke-29, melalui eksekusi tendangan penalty yang dilakukan oleh Antoni Putro, setelah pemain belakang PSG melakukan handball di kotak 16 meter di garis pertahanannya. Skor 2 – 0 untuk keunggulan Persik pun bertahan hingga turun minum.

Sementara itu di babak kedua, tim tamu yang tidak mau terus menerus di tekan, akhirnya berusaha mengambil alih inisiatif penyerangan. Hasilnya, sejumlah peluang pun mulai tercipta dari anak asuh I Putu Gede Swi Santoso yang notabene merupakan mantan pemain Arema Malang ini.

Melalui akselarasi yang dilakukan oleh mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 Agus Supriyanto yang berhasil menjebol gawang Persik Kediri yang dijaga oleh Fajar Setia Jaya pada menit 78 dan 84. Skor imbang 2 – 2 membuat pertandingan berlangsung seru.

Akan tetapi, Persik Kediri lebih beruntung karena mampu mencetak gol di satu menit menjelang pertandingan usai. Striker andalan Persik Kediri Septian Satria Bagaskara berhasil mencetak gol melalui tendangan kerasnya yang  memanfaatkan bola kemelut di depan gawang Putra Sinar Giri. Gol itu membawa timnya meraih kemenangan skor akhir 3 Р2.

Budi Sudarsono, pelatih Persik Kediri mengaku tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan dalam laga uji coba ini. Menurutnya, organisasi yang ditampilkan anak asuhnya di lapangan jauh lebih penting daripada hasil. Menurutnya organisasi di lapangan telah berangsur baik begitu juga dengan kondisi fisik pemain.

“Alhamdulillah sudah ada proges termasuk fisik mereka. Cuma untuk pola¬† penyerangan saya rasa masih perlu untuk kita tingkatkan. Karena kita maunya bermain pres ke depan agar lebih mudah dalam mencetak gol,” ujarnya.

Meski demikian, menurut Budi, pola serangan yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut telah sesuai dengan keinginannya yakni dengan melakukan pola penyerangan dari sisi luar lapangan yang dianggap lebih luas ruang untuk menyusun penyerangan.

“Serangan sebenarnya saya bilang baik, namun saya rasa ini masih bisa kita tingkatkan. Kita memiliki pemain sayap kanan-kiri dengan kecepatan yang sangat baik. Saya rasa ini modal kita dalam menerapkan strategi bermain lebih ke samping dan diakhiri dengan umpan lambung ke tengah sebagai targetnya adalah Bagaskara”.

“Mungkin umpan-umpan akan kita coba asah lagi agar semakin leboh baik dan optimal. Saya yakin, di sisa waktu ini kita mampu semakin lebih baik lagi dan bersiap menghadapi Persela Lamongan di laga perdana kompetisi Liga 1,” tutup Budi. [nm/ted].





Apa Reaksi Anda?

Komentar