Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kunci Juara Bulutangkis: Tidak Kecanduan Main HP

Febriana Dwipuji Kusuma bersama Bupati Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Febriana Dwipuji Kusuma, atlet asal Kabupaten Jember peraih dua medali emas bulutangkis untuk Jawa Timur dalam Pekan Olahraga Nasional, punya kiat untuk menjaga konsentrasi selama mengikuti kejuaraan.

Febriana memegang teguh disiplin. “Waktu tidur jangan terlalu malam, harus bisa mengatur makan. Disiplin dalam segala hal, di dalam latihan dan luar latihan. Sebelum pertandingan, saya mengurangi bermain ponsel,” katanya, Minggu (17/10/2021) malam.

Febriana menganggap ponsel, terutama media sosial, mengganggu konsentrasi. Ponsel digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga. “Saya tidak terlalu membuka social media. Tidak main game,” katanya.

Sebenarnya tidak ada pembatasan dari para pelatih pelatihan nasional bulutangkis di Cipayung. “Itu dari diri saya sendiri, karena saya merasa kalau terlalu banyak main HP tidak enak. Biar terfokus ke pertandingan. Kalau habis pertandingan, saya mau main social media tidak apa-apa. Tapi kalau ada pertandingan, saya mengurangi,” kata Febriana.

Gadis kelahiran Jember, 19 Februari 2001 ini, berpesan kepada para atlet bulutangkis Jember yang akan bertanding di Pekan Olahraga Provinsi Jatim tahun depan agar benar-benar berlatih keras. “Pokoknya berfokus setiap pertandingan. Main semaksimal mungkin. Main yang bagus,” katanya.

Febriana mengawali karirnya sebagai pemain bulutangkis sejak usia kanak-kanak di klub Smash Jember. Tahun 2013, dia lolos audisi yang digelar Persatuan Bulutangkis Djarum di Jakarta. Di sana, kemampuan Febriana semakin matang dan berhasil menembus pusat pelatihan nasional. Enam tahun setelah ditempa Djarum dan pelatnas, dia menjadi runner up BWF World Junior Championships 2019 dan juara Malaysia Junior International Challenge 2019 untuk ganda putri. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar