Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kronologi Kebangkitan Duo Milan di Serie A Musim 2021/22, Berikut Penjelasannya

Ilustrasi Duo Milan yang bangkit kembali. (Tangkapan Layar Instagram @forzamilan_id)

Surabaya (beritajatim.com) – Duo Milan yaitu AC Milan dan Inter Milan bangkit kembali merajai serie A. Setelah beberapa musim Juventus yang meraih scudetto, kini era duo Milan kembali. Kronologi kebangkitan duo Milan menurut mantan bek timnas Italia, Christian Panucci, kisah keberhasilan duo Milan menjuarai Serie A merupakan sebuah tujuan akhir dari keinginan kedua klub itu.

Hal itu didasari di satu sisi AC Milan sudah lama puasa gelar Serie A. Sehingga dengan adanya scudetto itu merupakan mahakarya terbaik yang dinanti-nanti. Panucci memang hanya membicarakan Milan, tetapi Inter juga sudah mulai bangkit dan menghasilkan mahakaryanya karena mampu mendapatkan trofi Serie A, Coppa Italia, dan Super-coppa Italian dalam 2 musim belakangan.

Khusus AC Milan, kebangkitan mereka tak lepas dari adanya janji yang pernah diucapkan Ibrahimovic. Dirinya berjanji bahwa Milan akan dibawanya memenangkan scudetto dengan kerja keras yang ada. Memang awal kedatangannya Milan belum mampu juara, namun hanya dalam 2 tahun 4 bulan setelah janjinya itu, Milan memang dibawanya juara Serie A musim ini.

Selain itu, kehadiran Ibrahimovic benar-benar positif sebab memberi semangat di ruangan ganti dan hal itulah yang membuat pemain Milan memiliki mentalitas juara. Ibra juga berpengaruh besar pada mental para pemain saat berada di ruang ganti.

Kunci kesuksesan lain dari kebangkitan duo Milan tidak lepas dari pergerakan mereka di bursa transfer. Meskipun efek kebangkitan terasa pada musim ini, namun proses penguatan skuad dimulai sejak 3 musim belakangan.

Inter menghabiskan 336 juta euro untuk membeli 19 pemain, seperti Lukaku, Hakimi, dan Barella. Di sisi lain, Milan juga melakukan hal yang sama, tetapi mencoba lebih efisien karena hanya menghabiskan 208,5 juta euro untuk mendatangkan 19 pemain, sebut saja misalnya Rafael Leao, Maignan, dan Giroud, sisanya didapatkan gratis seperti Ibrahimovic.

Kebangkitan duo Milan mungkin tidak akan terjadi tanpa manajemen klub yang sehat. Duo Milan punya manajemen klub yang baik dan dapat diandalkan. Sehingga iklim sehat ini mendongkrak pada performa klub. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar