Iklan Banner Sukun
Olahraga

Kontribusi Gustavo Lopez Sebagai Direktur Teknik Persela Dipertanyakan

Lamongan (beritajatim.com) – Kehadiran Gustavo Fabian Lopez yang ditunjuk oleh manajemen Persela Lamongan sebagai direktur teknik klub berjuluk Laskar Joko Tingkir saat ini sedang dipertanyakan.

Pasalnya, saat pria kelahiran Argentina ini bergabung dengan tim kebanggaan Kota Soto – pasca ditinggalkan oleh pelatih Jafri Sastra dan Weliansyah, hingga kini kondisi Persela tak kunjung membaik. Bahkan, bisa dibilang semakin tertatih-tatih.

Meski kemampuannya dalam mengolah bola saat menjadi gelandang Persela pada beberapa tahun silam tak diragukan lagi. Namun, kini kehadirannya tak hanya untuk sekadar nostalgia dengan kenangan manisnya saja, tapi juga dituntut menjalankan tugas berat untuk memperbaiki performa Persela.

Saat Gustavo menginjakkan kakinya kembali ke Lamongan, ia mengatakan optimisnya jika Persela akan mampu keluar dari pengapnya zona degradasi yang sedang merundungnya, dengan berbekal semangat dan motivasi yang dimiliki.

“Harus optimis, karena masih ada waktu, masih ada pertandingan berikutnya. Jadi kita harus punya semangat dan motivasi. Dan harus percaya, kalau percaya, kita pasti bisa dapatkan poin untuk kita tetap di Liga 1,” kata Gustavo yang menganggap Persela sebagai rumah keduanya, beberapa pekan lalu.

Tak hanya itu, bahkan Gustavo juga menyebut langkah yang perlu diambil Persela guna meningkatkan performanya di Liga 1. Menurutnya, Persela harus satu hati dan punya spirit baru.

“Pertama kita beri motivasi ke pemain, karena materi ada, ada pemain muda, jadi harus ada motivasi. Harus satu hati, kita lakukan seperti ini, motivasi, spirit baru dan fokus untuk cari poin. Itu penting,”

“Saya datang ke sini untuk coba membantu Persela. Tapi kita butuh semua orang bersama-sama, kerja keras, kita harus dapat poin, setiap pertandingan harus dapat poin.
Tapi kita harus percaya, pasti bisa,” tutur Gustavo.

Sementara itu, Manajer Persela, Taufiq Kasrun membeberkan mengenai alasan ditunjuknya Gustavo sebagai Direktur Teknik oleh pihak manajemen. Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan manajemen menggaet pria yang kini berusia 35 tahun tersebut.

“Pertimbangannya karena Gustavo punya sejarah dengan Persela. Dia ada ikatan emosional dengan Persela dan dia mau bantu Persela,” ujar Taufiq, saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu yang lalu.

Taufiq juga menambahkan, alasan lain penunjukan Gustavo ini lantaran ia sempat punya pengalaman menjadi bagian dari staf pelatih di Akademi Inter Milan. Sehingga, hal itu dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi Persela, khususnya dalam hal pembinaan pemain muda.

Lebih jauh, Taufiq berharap, Gustavo bisa memberikan dampak positif bagi Persela yang masih mendekam di zona merah. “Ya semoga bisa membantu Persela bangkit di sisa pertandingan musim ini,” tandasnya.

Secara terpisah, pelatih sementara Persela, Ragil Sudirman juga memberikan tanggapan mengenai kontribusi Gustavo sebagai Direktur Teknik di Persela. Ia mengungkapkan, bahwa kehadiran Gustavo dinilai cukup membantu timnya dalam memotivasi para pemain.

“Dengan adanya Gustavo kita cukup terbantu untuk motivasi, untuk masukan-masukan dalam pertandingan. Dalam latihan kita sering diskusi, sehingga dapat masukan dari dia untuk motivasi kita atau pemain,” ucap Ragil, Sabtu (19/3/2022).

Saat ditanyai lebih lanjut mengenai apakah Gustavo terlambat bergabung dengan Persela atau tidak, Ragil hanya menjawab, jika Gustavo sengaja didatangkan manajemen saat masa transisi pasca mundurnya Jafri Sastra.

“Dibilang terlambat sih tidak terlambat, saat itu kan tiba-tiba coach Jafri Sastra mengundurkan diri, jadi dari pihak manajemen langsung menunjuk Gustavo sebagai Direktut Teknik untuk memberi motivasi kepada pemain,” pungkasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar