Olahraga

KONI Minta Panitia Perbaiki Kerusakan Stadion Gajah Mada Mojosari

Mojokerto (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto meminta agar penyelenggara acara pameran dagang dan industri, Pekan Raya Mojosari memperbaiki kerusakan lapangan Stadion Gajah Mada pasca acara selesai.

“KONI sangat prihatin dengan kondisi Stadion Gajah Mada yang dibuat acara itu. Ini baru semalam dibuka, kondisi lapangan yakni rumput rusak, apalagi kedepannya karena yang saya dengar acara sampai 10 hari kedepan,” ungkap Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Firman Efendi, Sabtu (9/2/2019).

Pihaknya mengaku, tidak diajak koordinasi atau masyarakat dengan Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto. Firman menduga, Disporabudpar Kabupaten Mojokerto selaku pengelola Stadion Gajah Mada tak harus koordinasi dengan pihaknya.

“Tidak ada koordinasi, kami baru tahu dikasih tahu orang juga kalau ada acara itu. Tapi kami pernah diberitahu saat ada acara musik reggae sebelumnya, mungkin karena saat itu PSMP masih main di sana (Stadion Gajah Mada, red). Untuk saat ini, PSMP kan sudah tidak ada jadwal jadi mungkin tidak perlu koordinasi lagi,” katanya.

Menurutnya, jika KONI, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atau PS Mojokerto Putra (PSMP) yang menggelar kegiatan di Stadion Gajah Mada, baru akan melaporkan ke Disporabudpar Kabupaten Mojokerto. Namun saat Disporabudpar yang punya gawe, tidak perlu koordinasi dengan pihaknya.

“Saya tidak tahu, itu acaranya siapa. Kalau Expo kan biasanya untuk rangkaian acara HUT Pemkab Mojokerto dan HUT Pemkab Mojokerto kan baru bulan Mei. Jadi kami tidak tahu, itu acara apa dan itu acara digelar swasta atau pemerintah karena memang izin kami tidak tahu,” katanya.

Firman menambahkan, pihaknya tidak mengetahui secara jelas petunjuk teknis (juknis) terkait penggunaan Stadion Gajah Mada yang terletak di Kecamatan Mojokerto, Kabupaten Mojokerto tersebut. Menurutnya, ada beberapa stadion yang memang bisa digunakan untuk acara hiburan selain olahraga.

“Ada stadion yang digunakan untuk hiburan tapi harus mendapatkan perlakuan khusus. Yakni pasca acara pihak penyelenggara acara harus melakukan perbaikan jika ada kerusakan yang ditimbulkan. Nah apakah Stadion Gajah Mada seperti itu, kami tidak tahu jelas juknisnya,” tegasnya.

Menurutnya, meski saat ini PSMP tak ada jadwal main di stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut, namun masih ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang digelar di Stadion Gajah Mada. Pasalnya, saat ini persiapan Pra Porprov Jatim 2019 dan Porprov Jatim 2019.

“Kalau untuk PSMP mungkin sudah tidak ada jadwal tapi agenda kedepan ya Pra Porprov Jatim 2019 dan Porprov Jatim 2019. Persiapan sudah dimulai karena Stadion Gajah Mada tidak hanya digunakan untuk sepak bola saja tapi ada cabor lain yakni atletik,” tuturnya.

Sehingga, pihaknya meminta agar penyelenggara pameran dagang dan industri, Pekan Raya Mojosari tersebut melakukan perbaikan jika sampai lapangan Stadion Gajah Mada rusak. Sehingga bisa kembali digunakan sesuai peruntukannya.

“Untuk pelaksanaan Pra Porprov Jatim 2019 sekitar 5 April-5 Mei 2019 mendatang. Kemudian hasil seleksi Pra Porprov tersebut akan bertanding di ajang selanjutnya, yakni Porprov Jatim 2019 yang dijadwalkan bakal berlangsung pada 6-13 Juli 2019 sehingga persiapan sudah mulai dilakukan,” pungkasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar