Olahraga

KONI Jatim Perketat Latihan Atlet

Surabaya (beritajatim.com) – Upaya perubahan metode latihan yang diterapkan oleh KONI Jatim kepada atlet Puslatda mulai diberlakukan seiring dengan merebaknya virus Corona yang meningkat di kota Surabaya.

Pihak KONI Jatim memperketat pergerakan latihan para atlet, meskipun mereka melakukan Trainning Work Home. Para atlet wajib melakukan beberapa mekanik yang telah dianjurkan oleh protokol penanganan corona dengan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap jelang dan usai latihan, penyemprotan cairan disinfektan dan tetap melakukan social distancing.

Selain itu Trainning From Home harus terus dipantau setiap program latihan yang dilakukan sesuai jadwal melalui video conference. Sehingga para atlet akan terpantau kondisinya meski memang tak bisa maksimal.

“Situasi seperti ini harus ada kecerdasan yang harus kita cari solusinya supaya tidak ngedrop. Kalau di off-kan 100 persen kemudian tidak dilakukan langkah-langkah cerdas, ya ini bisa tidak terkendali turunnya artinya bisa mulai nol lagi. Padahal, ini sudah masuk persiapan akhir yang harus naik terus sampai peaknya bulan Oktober,” ucap Erlangga.

Erlangga mengaku, pilihan tersebut menjadi salah satu solusi meskipun banyak hal yang mengkhawatirkan. Baginya, TFH membuat atlet akan berkontak dengan keluarga yang mungkin banyak aktifitas di luar, kemudian latihan yang dilakukan hanya berputar pada pengendalian kondisi fisik dan teknik. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar