Iklan Banner Sukun
Olahraga

Konflik Percasi Jember Diselesaikan di Meja Catur

Jember (beritajatim.com) – Konflik internal Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Jember, Jawa Timur, diselesaikan di meja catur untuk memilih atlet-atlet yang mewakili kota ini dalam Pra Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur, di Trawas, Mojokerto, Senin (21/3/2022).

Konflik internal Percasi Jember membuat pembinaan atlet pun terbelah. Kubu Zainal Laily yang mengklaim memiliki surat keabsahan Ketua Percasi Jember dari Percasi Jatim dan kubu tim peralihan yang dibentuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember sama-sama menyeleksi atlet untuk diberangkatkan di Pra Porprov Jatim.

Mereka masing-masing telah memiliki enam atlet putra dan enam atlet putri hasil seleksi masing-masing. Kedua kubu sama-sama mengklaim paling berhak mengirimkan atlet untuk mengikuti Pra Porprov. “KONI Jatim meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember sebagai pihak netral untuk memfasilitasi pelaksanaan seleksi ulang secara tim,” kata Ketua Tim Peralihan KONI Jember Erfan Priambodo.

Atlet kubu tim peralihan disebut Tim A dan kubu Zainal Laily disebut Tim B. Kedua tim diadu di Balai Diklat Pemkab Jember dengan dipimpin dua wasit netral dengan diakomadasi Dispora, Sabtu (19/3/2022) kemarin.

Hasilnya, dalam seleksi ulang itu, Tim A berhasil mengalahkan Tim B dengan skor 23-1. “Tim A ini yang kemudian didaftarkan KONI Jember ke Pengurus Provinsi Percasi Jatim untuk ikut Pra Porprov,” kata Priambodo.

Dengan adanya seleksi ulang ini, menurut Priambodo, kepentingan atlet diselamatkan di tengah konflik organisasi. “Concern kami melindungi atlet-atlet. Kalau kami sama-sama kenceng-kencengan, tidak bisa berjalan,” kata Priambodo.

Tim putra hasil seleksi yang akan berangkat ke Porprov adalah Azmi Nur Habibi, Vaio Alfitrah Hazaraqi, Rafi Dzaki Darmawan, Zagar Rasyad Sydhiyaulhaq, Muhammad Toti Zaky, dan Muazzam Bilal Wicaksana.

Sementara tim putri hasil seleksi adalah Rafiqa Alya Ramadani, Candy Claudya Rahma, Ickda Aulin Nuza, Andinni Ainur Rifa, Nayla Mayzura Ananda, dan Fitriana Adni Puji Lestari. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar