Olahraga

Kompetisi Mandek, Gaji Diturunkan, Ini Sikap Para Pemain Sepak Bola

Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan PSSI memberhentikan kompetisi di Indonesia tentu berdampak pada penghasilan para pemain Liga 1 dan 2 sepak bola Indonesia.

PSSI mengeluarkan kebijakan untuk mengubah nilai kontrak setiap pemain, dalam artian pihak klub bisa melakukan pengurangan gaji pemain karena libur kompetisi hingga Mei mendatang. Hal ini tentu menjadi pro dan kontra pemain lokal. Ada yang keberatan dengan hal ini. Ada pula pemain yang setuju, karena kondisi pandemi seperti ini.

Salah satunya Dendy Sulistyawan, pemain Bhayangkara FC. Pria asal Lamongan ini mengatakan bahwasannya mendukung segala kebijakan yang sudah dikeluatkan termasuk gaji yang akan diturunkan nominalnya karena situasi.

“Kalo gaji diturunkan dengan situasi seperti ini ya pasti saya pribadi maklum, karena kan kompetisi dihentikan sementara dan kita pun tidak melakukan aktifitas seperti biasa berlatih dengan tim,” ungkap Dendy, Minggu (5/4/2020).

Namun hal yang berbeda dengan Anas Fitranto, kiper Persita Tangerang asal Malang ini mengaku belum siap jika gaji dipotong untuk beberapa bulan kedepan. Namun ia tak tahu bagaimana kebijakan manajemen akan hal ini. Apapun keputusannya ia berharap yang terbaik.

“Ya sebenernya nggak siap. Tapi ya mau gimana lagi. Kita harus ikut tim seperti apa kebijakannya nanti. Namun kami tetap berharap, semoga ada keputusan yang terbaik buat kita semua para pelaku di sepak bola, karena kita memang mencari rezeki di sepakbola,” pungkasnya. [way/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar