Olahraga

Kompetisi Belum Bergulir, Ini Alasan Persebaya Renegosiasi Pemain

Surabaya (beritajatim.com) – Meski masih belum ada kepastian kapan tim akan kembali berkumpul dan melakukan latihan bersama, namun piham Manajemen Persebaya melakukan renegosiasi lebih dulu.

Pasalnya, langkah ini dilakukan guna mengisi kekosongan ‘payung hukum’ terkait pemenuhan gaji pemain dan ofisial. Khususnya di Bulan Juli dan Agustus 2020.

Dua surat keputusan PSSI yakni SKEP/48/VI/2020 dan SKEP/53/VIII/2020, memang tidak tegas mengatur soal pemenuhan hak dua bulan itu. PSSI hanya menyarankan klub untuk melakukan negosiasi kembali kepada pemain dan ofisial untuk membahas gaji di Juli dan Agustus.

Atas dasar itu, Persebaya telah berkomunikasi dengan pemain dan ofisial, sejak akhir Juli lalu. Hasilnya, seluruh pemain lokal sepakat dengan perubahan kontrak sesuai dengan SKEP PSSI tersebut. Plus satu pemain asing yakni Makan Konate. “Semua pemain lokal sudah sepakat. Plus satu pemain asing yakni Makan Konate. Yang lain masih proses,” terang Manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Tiga pemain asing lainnya, David Aparecido da Silva, Aryn Glen Williams dan Mahmoud Eid sejauh ini masih dalam proses mencari titik temu. “Kita harap bisa secepatnya tercapai (kesepakatan),” harapnya.

Kesepakatan juga sudah tercapai dengan tim pelatih. Pelatih Kepala Aji Santoso sudah membubuhkan tanda tangan tanda setuju. Begitu juga dengan para asisten pelatih. Semua bisa memahami dan menerima kebijakan ini.

“Manajemen menyampaikan terima kasih kepada para pemain dan teman-teman pelatih yang bisa memahami situasi sekarang ini. Kami juga menghormati pada teman-teman yang juga belum menemukan kata sepakat,” pungkas Candra. [way/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar