Olahraga

Upgrading Stadion R Soenarto Pamekasan

Komitmen PT PBMB Orbitkan Pemain Asli Madura

Pamekasan (beritajatim.com) – Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim kembali menegaskan komitmennya untuk mengorbitkan pemain muda asli Pulau Garam Madura, melalui program Madura United Football Academy (MUFA).

Komitmen tersebut disampaikan menyusul rencana upgrading Stadion R Soenarto Pamekasan, guna mewujudkan fasilitas yang refresentatif bagi para pemain muda asli Madura, khususnya mereka yang dipersiapkan melalui program Elite Pro Academy,

Terlebih saat ini, manajemen Madura United FC sudah menjalin kesepakatan pengelolaan bersama Yayasan Dharmasiswa yang notabene tercatat sebagai pemilik lahan stadion yang terletak di Jl Stadion. Khususnya untuk lima tahun kedepan.

Bahkan rencana upgrading Stadion R Soenarto Pamekasan, dijadwalkan mulai digarap pada November 2020, sekalipun saat ini tengah dalam suasana pandemi Coronavirus Desiase 2019 alias Covid-19. Terlebih menyusul kepastian penundaan kompetisi Liga 1 hingga 2021 mendatang.

Upgrading Stadion R Soenarto sudah diputuskan tetap dimulai bulan ini dan sudah kita persiapkan. Bahkan proses pengerjaan memang menjadi konsen kita, sekalipun sekarang tengah berada di tengah pandemi Covid-19,” kata Direktur PT PBMB, Zia Ul Haq Abdurrahim, Minggu (8/11/2020).

Upaya tersebut bukan tanpa alasan, sebab aktivitas MUFA sedikit tersendat dan tidak maksimal tanpa adanya sarana dan fasilitas yang memadai. “Langkah cepat ini harus kita lakukan agar nantinya intensitas program MUFA tidak terganggu dan berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

“Namun tidak kalah penting, langkah ini sengaja kita lakukan sebagai wujud komitmen kami untuk memperhatikan pembinaan pemain muda, tentunya harus didukung dengan beragam fasilitas yang memadai. Apalagi hal ini juga menjadi mimpi dari Presiden Klub Achsanul Qosasi, harus lahir telenta muda asli Madura,” tegasnya.

Dari itu, keberadaan Stadion R Soenarto Pamekasan yang nantinya akan dilengkapi dengan beragam fasilitas memadai. Diharapkan dapat mewujudkan mimpi Sang Bos untuk mengorbitkan telenta muda asli Madura. “Dengan memberikan fasilitas memadai, tentunya akan mempermudah proses pembinaan pemain usia muda,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar